Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Advertisement
Tampilkan postingan dengan label bupati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bupati. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Agustus 2026

Upacara HUT ke-81 RI di Ketapang Khidmat, Bupati Soroti Persatuan dan Gotong Royong

Khidmat upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Ketapang.


Anantapost.com
- Ketapang. Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Bupati Ketapang Alexander Wilyo bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, naskah Proklamasi Kemerdekaan dibacakan Ketua DPRD Kabupaten Ketapang H. Achmad Sholeh dan Komandan Upacara dijabat Kasikum Polres Ketapang AKP Hasonangan Lubis.
Prosesi pengibaran Sang Merah Putih berlangsung lancar. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bersama personel TNI dan Polri menjalankan tugas pengibaran bendera di hadapan peserta upacara.

Sejumlah unsur Forkopimda turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolres Ketapang, Dandim 1203 Ketapang, Danlanal Ketapang, Ketua Pengadilan Negeri Ketapang, anggota DPRD, serta tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan unsur masyarakat lainnya.

Dalam amanatnya, Alexander Wilyo menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ruang untuk mengingat kembali perjalanan bangsa sekaligus memperkuat persatuan dan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila.

“Peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk merefleksikan perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat integritas, persatuan dan nilai-nilai Pancasila,” ujar Alexander dalam amanatnya.
Ia mengatakan, semangat kebangsaan di Kabupaten Ketapang juga tercermin melalui kearifan lokal masyarakat, seperti budaya gotong royong, keharmonisan antaretnis serta semangat bersama dalam membangun daerah.
Alexander juga menekankan pentingnya pemerintahan desa sebagai bagian dari kekuatan pembangunan daerah.

“Semangat kebangsaan harus tercermin dalam tata kelola pemerintahan hingga tingkat desa, sehingga desa menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan dan kemajuan daerah,” katanya.

Remisi dan Penghargaan Desa Berprestasi

Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Ketapang turut menyerahkan Surat Keputusan (SK) remisi kepada warga binaan dan anak binaan.
Pemberian remisi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada para penerima untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat serta memperbaiki diri.
Selain itu, Pemkab Ketapang memberikan penghargaan kepada sejumlah desa yang dinilai berhasil mendorong inovasi dan pembangunan di wilayahnya.
Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan, meraih juara pertama tingkat kabupaten dan provinsi. Desa Mekarjaya, Kecamatan Sei Melayu Rayak, menempati juara kedua, sedangkan Desa Baru, Kecamatan Benua Kayong, meraih juara ketiga.

Sementara itu, Desa Rangkung, Kecamatan Marau, mendapatkan penghargaan kategori prestasi.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi pemerintah desa untuk terus melahirkan inovasi, meningkatkan pelayanan masyarakat dan memperkuat pembangunan yang mandiri serta berkelanjutan.
Doa Lintas Agama, Harapan Hujan Segera Turun

Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI kemudian ditutup dengan doa bersama lintas agama yang dipimpin Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang bersama para pemuka agama.

Doa tersebut menjadi bentuk ikhtiar dan harapan bersama agar Kabupaten Ketapang segera mendapatkan hujan setelah menghadapi kemarau dan kekeringan.

Selain untuk mengatasi dampak kekeringan, turunnya hujan juga diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Ketapang.

Editor: jok

Sabtu, 15 Agustus 2026

Bupati Ketapang Kukuhkan 27 Paskibraka 2026, Pesan: Jaga Amanah dan Cinta Tanah Air

Bupati Ketapang mengukuhkan anggota Paskibraka 2026 sebagai duta terbaik daerah untuk mengemban amanah Merah Putih.

Anantapost.com - Ketapang. Sebanyak 27 pelajar terbaik dari berbagai SMA dan SMK sederajat di Kabupaten Ketapang resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Ketapang Tahun 2026.

Pengukuhan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Sabtu (15/8/2026), menjelang pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dari 27 anggota yang dikukuhkan, sebanyak 21 merupakan putra dan enam putri. Mereka akan mengemban tugas penting dalam pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih pada rangkaian upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo memimpin langsung prosesi pengukuhan. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas seremonial, tetapi merupakan amanah sekaligus kehormatan yang membawa tanggung jawab besar.

“Pengukuhan hari ini bukan sekadar seremoni. Di balik prosesi ini terdapat tanggung jawab, kehormatan, dan kepercayaan besar yang diberikan kepada anak-anak terbaik Kabupaten Ketapang,” ujar Alexander Wilyo.

Menurutnya, tugas mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih yang secara teknis hanya berlangsung dalam waktu singkat memiliki makna yang jauh lebih besar. Sang Merah Putih, kata dia, merupakan simbol kehormatan, persatuan, perjuangan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

Karena itu, para anggota Paskibraka diminta menjalankan tugas dengan penuh kedisiplinan, tanggung jawab dan rasa cinta terhadap Tanah Air.
Bupati juga menilai proses seleksi, latihan dan pembinaan yang dijalani para anggota Paskibraka merupakan bagian dari pendidikan karakter bagi generasi muda.

Ia berharap pengalaman tersebut tidak berhenti setelah tugas Paskibraka selesai, tetapi dapat menjadi bekal dalam menempuh pendidikan, membangun karier serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah.

“Jangan sampai nilai-nilai tersebut berhenti setelah tugas Paskibraka selesai. Jadikan pengalaman dan proses yang kalian jalani sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan, membangun karier, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, daerah dan bangsa,” tegasnya.

Alexander juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan dan motivasi kepada putra-putrinya. Penghargaan serupa disampaikan kepada para pelatih, pembina dan panitia yang telah bekerja mempersiapkan para calon pengibar bendera tersebut.

Ia berpesan agar seluruh anggota Paskibraka menjaga kepercayaan yang telah diberikan dengan tetap rendah hati serta konsisten menerapkan kedisiplinan dan tanggung jawab.

“Berdirilah tegak dengan penuh kebanggaan, langkahkan kaki dengan penuh keyakinan, dan kibarkan Merah Putih dengan segenap jiwa dan cinta kepada Indonesia,” pesan Alexander.

Usai prosesi pengukuhan, para anggota Paskibraka bersama Bupati Ketapang, Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tamu undangan mengikuti sesi foto bersama.
Suasana kemudian berlangsung lebih santai ketika para anggota Paskibraka menampilkan atraksi dan hiburan. Penampilan tersebut menunjukkan sisi lain para pelajar yang tidak hanya ditempa melalui kedisiplinan dan latihan fisik, tetapi juga memiliki kreativitas serta semangat kebersamaan.

Dengan dikukuhkannya 27 anggota Paskibraka tersebut, mereka kini bersiap menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati berharap seluruh rangkaian pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dapat berlangsung lancar, tertib dan khidmat.

“Menjadi Paskibraka bukan sekadar tentang berdiri tegak di hadapan Sang Merah Putih. Ini tentang belajar memikul amanah, menghargai perjuangan para pahlawan, menjaga persatuan, menempa kedisiplinan dan menumbuhkan keberanian untuk menjadi pemimpin masa depan,” katanya.

Ia berharap dari barisan Paskibraka tersebut kelak lahir generasi muda berkarakter yang mampu mengambil peran dalam pembangunan dan mengabdikan diri bagi masyarakat, Kabupaten Ketapang dan Indonesia.***(jok) 

Kamis, 06 Agustus 2026

Bupati Ketapang Sampaikan Duka Mendalam atas Korban Jiwa Karhutla di Jalan Pelang, Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan

Turut berduka cita atas wafatnya Taufik Hidayat, korban karhutla di Pelang. Semoga husnul khatimah dan keluarga diberi ketabahan.

Anantapost.com – Ketapang. Bupati Ketapang menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Taufik Hidayat, korban musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Jalan Pelang, Kabupaten Ketapang.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang dan seluruh masyarakat, Bupati menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.

"Saya, Bupati Ketapang, mewakili seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang, mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum Taufik Hidayat. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan," ujar Bupati Ketapang.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu meluasnya titik api.

Menurutnya, karhutla tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan dan kabut asap, tetapi juga dapat mengancam keselamatan masyarakat hingga menyebabkan korban jiwa.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karhutla bukan hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa. Pencegahan adalah tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Ketapang terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait dalam upaya penanganan kebakaran yang masih berlangsung. Sejumlah personel dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, hingga unsur terkait lainnya tetap disiagakan untuk melakukan pemadaman, pencarian, evakuasi, serta langkah-langkah penanggulangan di lokasi terdampak.

"Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama seluruh unsur terkait akan terus bekerja maksimal dalam penanganan karhutla. Kami berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan tidak lagi menimbulkan korban jiwa," tutup Bupati.***(jok) 

Minggu, 02 Agustus 2026

Disambut Bupati dan Forkopimda, Kapolda Kalbar Perkuat Koordinasi di Ketapang

Bupati Ketapang menyambut Kapolda Kalbar dengan pengalungan bunga dalam kunjungan kerja di Kabupaten Ketapang.

Anantapost.com - Ketapang. Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ketapang, Sabtu (1/8/2026).

Kedatangan Kapolda Kalbar bersama Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Barat, Ny. Vita Alberd, disambut langsung Bupati Ketapang bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Ketapang, Lusia Dewi Nurjana, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bandara Rahadi Oesman Ketapang.
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang, Polri, TNI, serta unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Bupati Ketapang menyampaikan, sinergi antarlembaga menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi daerah yang aman dan kondusif. Kondisi tersebut dinilai turut mendukung kelancaran pembangunan serta memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha.

“Kunjungan kerja Kapolda Kalimantan Barat ini menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang, Polri, TNI, serta seluruh unsur Forkopimda,” ujar Bupati Ketapang.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan aparat keamanan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga berperan dalam mendukung pelayanan publik, investasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya meyakini bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan Polri merupakan fondasi utama dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, serta memberikan kepastian bagi investasi, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Bupati berharap semangat kebersamaan dan koordinasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat. Dengan demikian, seluruh pihak dapat bergerak bersama dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus mempercepat pembangunan di Kabupaten Ketapang.

“Semangat kebersamaan dan sinergi ini diharapkan terus terjalin demi mewujudkan pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri. Ketapang adalah rumah besar kita bersama,” tegasnya.

Kunjungan kerja Kapolda Kalbar tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

Editor: jok


Rabu, 29 Juli 2026

34 Siswa Sekolah Rakyat Ketapang Diberangkatkan ke Pontianak, Bupati: Jangan Putus Sekolah di Tengah Jalan

Bupati Ketapang Alexander Wilyo berfoto bersama 34 siswa Program Sekolah Rakyat Terintegrasi usai prosesi pelepasan menuju Pontianak. Program ini diharapkan menjadi jalan bagi generasi muda untuk meraih pendidikan yang lebih baik dan mewujudkan masa depan yang lebih cerah.

Anantapost.com – Ketapang. Sebanyak 34 peserta didik Program Sekolah Rakyat asal Kabupaten Ketapang resmi dilepas menuju Kota Pontianak untuk mengikuti Tahun Ajaran 2026/2027. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, pada Senin (27/7/2026) malam.
Para siswa dijadwalkan berangkat melalui jalur darat pada Selasa (28/7/2026). Dari total peserta, empat orang merupakan siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), sedangkan 30 lainnya merupakan siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).
Dalam sambutannya, Alexander Wilyo menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus menjadi upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

"Program ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pendidikan adalah hak setiap warga negara dan menjadi jalan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik serta memutus mata rantai kemiskinan," ujar Alexander.

Ia juga meminta seluruh kepala desa di Kabupaten Ketapang aktif menyampaikan informasi mengenai Program Sekolah Rakyat kepada masyarakat, terutama warga di daerah pedalaman yang masih memiliki keterbatasan akses informasi.

Menurutnya, sosialisasi yang maksimal akan membuka peluang lebih besar bagi anak-anak di pelosok untuk mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan yang layak.

Selain itu, Bupati meminta Dinas Sosial memberikan pendampingan kepada calon peserta didik yang mengalami kendala administrasi agar tidak kehilangan kesempatan hanya karena persoalan dokumen.

"Kita jangan sampai membiarkan anak-anak yang ingin sekolah gagal hanya karena urusan administrasi. Semangat mereka untuk belajar harus menjadi prioritas," tegasnya.

Kepada para orang tua, Alexander juga mengimbau agar tidak khawatir melepas anak-anak mereka menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 53 Pontianak. Ia memastikan seluruh kebutuhan para siswa telah menjadi tanggung jawab negara.

"Anak-anak kita dijamin oleh negara. Mulai dari bangun tidur hingga kembali beristirahat, seluruh kebutuhan mereka akan didampingi dan diperhatikan oleh para guru sebagaimana orang tua merawat anak di rumah," katanya.

Ia pun berpesan kepada seluruh siswa agar tetap disiplin dan menyelesaikan pendidikan hingga lulus.

"Dari 30 siswa SMA yang berangkat, saya berharap semuanya mampu menyelesaikan pendidikan sampai tamat. Jangan sampai setelah pulang saat libur justru tidak kembali ke sekolah," pesannya.
Sebagai bentuk apresiasi, 

Pemerintah Kabupaten Ketapang juga berencana memberikan penghargaan kepada siswa yang mampu meraih prestasi selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ketapang, Drs. Satuki, menjelaskan bahwa Kabupaten Ketapang sebenarnya telah memiliki Sekolah Rakyat Terintegrasi 52 yang mulai beroperasi sejak tahun ajaran 2025/2026.

Namun, untuk penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027, kegiatan belajar belum dapat dilaksanakan di Ketapang karena kapasitas gedung sementara yang memanfaatkan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) masih terbatas.
Akibat kondisi tersebut, Kementerian Sosial memutuskan 34 siswa baru untuk sementara mengikuti proses belajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 53 Pontianak hingga pembangunan gedung permanen di Kabupaten Ketapang selesai.

"Pemerintah Kabupaten Ketapang telah menyiapkan lahan seluas 7,019 hektare di Kecamatan Nanga Tayap. Seluruh persyaratan daerah juga sudah dipenuhi dan saat ini kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial serta Kementerian Pekerjaan Umum agar pembangunan sekolah dapat segera direalisasikan. Harapan kami, pembangunan sudah dimulai pada tahun 2027," jelas Satuki.

Ia mengungkapkan proses penjaringan calon siswa dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah warga. Dari hampir 8.000 anak yang berhasil dijangkau dalam waktu sekitar dua bulan, hanya 40 orang yang menyatakan berminat mengikuti Program Sekolah Rakyat.
Setelah melalui proses verifikasi dan seleksi, akhirnya ditetapkan 34 peserta didik yang terdiri dari empat siswa SD dan 30 siswa SMA. Sementara kuota jenjang SMP belum dapat terpenuhi karena belum ada peserta yang memenuhi persyaratan.

Satuki juga mengajak para orang tua untuk memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka selama menjalani pendidikan.

"Perpisahan ini hanya sementara. Orang tua harus mengikhlaskan anak-anaknya menuntut ilmu, terus memberikan doa, semangat, dan motivasi agar mereka dapat belajar dengan baik serta meraih masa depan yang lebih cerah," pungkasnya.***(jok


Sabtu, 25 Juli 2026

Bupati dan Kapolres Kompak Dorong Pencak Silat Jadi Wadah Cetak Atlet Berprestasi

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris (kiri, mengenakan jaket biru putih) menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup II Tahun 2026 di GOR Indoor PELTI Ketapang.

Anantapost.com - Ketapang. Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup II Tahun 2026 resmi dibuka di GOR Indoor PELTI Ketapang, Jumat (24/7/2026). Mengusung tema "Melestarikan Budaya Melalui Prestasi Pencak Silat pada Generasi Muda", kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk membina atlet muda sekaligus menjaga kelestarian seni bela diri warisan bangsa.

Pembukaan kejuaraan dihadiri oleh Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., Danlanal Ketapang Letkol Laut (P) Avif Hidayaturohman, S.T., perwakilan Dandim 1203/Ketapang, Kadispora Kabupaten Ketapang Doni Andriawan, S.STP., M.E., Ketua IPSI Kabupaten Ketapang H. Luhur Faraytodi, S.Sos., M.AP., jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, pengurus perguruan pencak silat, para atlet, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, tetapi juga bagian dari identitas budaya Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai luhur seperti disiplin, sportivitas, keberanian, persaudaraan, dan saling menghormati.

"Melalui IPSI Cup II ini, kita tidak hanya mencari atlet terbaik, tetapi juga membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan terhadap budaya bangsa. Inilah investasi jangka panjang untuk masa depan Ketapang," ujar Alexander Wilyo.

Ia berharap kejuaraan tersebut mampu menjadi sistem pembinaan atlet yang berkesinambungan sehingga melahirkan pesilat-pesilat muda yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Ketapang di tingkat provinsi hingga nasional.
Sementara itu, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris memberikan apresiasi atas terselenggaranya IPSI Cup II sebagai wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkuat karakter melalui olahraga.

"Kami dari Polres Ketapang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan IPSI Cup II Tahun 2026. Semoga dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet pencak silat yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan mampu membawa nama baik Kabupaten Ketapang di berbagai ajang kompetisi," kata AKBP Muhammad Harris.

Kapolres juga memastikan seluruh rangkaian kejuaraan berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif. Polres Ketapang telah menyiapkan personel pengamanan di berbagai titik, mulai dari area parkir hingga lokasi pertandingan, guna memberikan rasa aman bagi atlet, official, maupun masyarakat yang hadir.

"Kami ingin seluruh peserta dapat bertanding dengan nyaman dan menjunjung tinggi sportivitas. Keamanan menjadi prioritas agar kejuaraan ini berjalan lancar, tertib, dan sukses hingga selesai," tegasnya.

Kejuaraan IPSI Cup II 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk mengukur kemampuan para atlet, tetapi juga mempererat persaudaraan antarpesilat, memperkuat sinergi antarperguruan, serta menjadi langkah nyata dalam melestarikan budaya bangsa melalui prestasi olahraga.

Dengan dukungan pemerintah daerah, TNI-Polri, IPSI, dan seluruh elemen masyarakat, IPSI Cup II Tahun 2026 diharapkan mampu mencetak generasi muda Kabupaten Ketapang yang unggul, berdaya saing, dan siap mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Editor: jok


Rabu, 22 Juli 2026

Bupati Ketapang Minta Pertamina Tambah Pasokan, Pemkab Gerak Cepat Atasi Kelangkaan BBM

Bupati Ketapang Alexander Wilyo bertemu jajaran Pertamina Patra Niaga Kalbar guna membahas percepatan distribusi dan penambahan pasokan BBM demi mengatasi kelangkaan yang terjadi di Kabupaten Ketapang.

Anantapost.com - Ketapang. Pemerintah Kabupaten Ketapang mengambil langkah cepat menyikapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut memicu antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akibat terbatasnya pasokan Pertalite maupun Pertamax.

Untuk mempercepat penanganan persoalan tersebut, Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengirimkan surat resmi kepada PT Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, serta seluruh pengelola SPBU di wilayah Kabupaten Ketapang.
Melalui surat tersebut, pemerintah daerah meminta agar distribusi BBM segera dipercepat dan pasokan ke seluruh SPBU ditambah sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

Bupati Alexander Wilyo mengatakan, keterbatasan stok BBM telah memberikan dampak terhadap berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas warga, kegiatan usaha, hingga distribusi barang dan jasa di Kabupaten Ketapang.

"Kami meminta Pertamina Patra Niaga segera menambah alokasi pasokan sekaligus mempercepat distribusi BBM ke seluruh SPBU, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterlambatan pasokan. Kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas," tegas Alexander Wilyo.

Selain meminta tambahan pasokan, Pemkab Ketapang juga menginstruksikan seluruh pengelola SPBU agar menjalankan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku, menjaga ketersediaan stok, serta menyalurkan BBM secara tertib, tepat sasaran, dan sesuai harga eceran resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Untuk memastikan langkah tersebut berjalan efektif, Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan melakukan pemantauan secara berkelanjutan serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga kondisi distribusi kembali normal.
Di sisi lain, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying karena dapat memperparah kondisi di lapangan.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pemerintah terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan agar pasokan segera kembali normal sehingga aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan mobilitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa," ujar Bupati.

Pemkab Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelesaian persoalan kelangkaan BBM melalui koordinasi intensif dengan PT Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, serta seluruh pengelola SPBU, sehingga distribusi energi di Kabupaten Ketapang dapat segera pulih dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.***(red


Sabtu, 18 Juli 2026

Kapolres Ketapang Hadiri Grebeg Suro, Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya di Hari Jadi Paguyuban Jawa ke-29

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris membagikan hasil gunungan kepada masyarakat saat perayaan Grebeg Suro Hari Jadi Paguyuban Jawa Ketapang ke-29, sebagai simbol rasa syukur, kebersamaan, dan pelestarian budaya di Kabupaten Ketapang.

Anantapost.com - Ketapang. Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR menghadiri perayaan Grebeg Suro dalam rangka memperingati Hari Jadi Keluarga Paguyuban Jawa Ketapang ke-29 Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Ketapang, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri sekitar 400 masyarakat dari berbagai kalangan. Selain menjadi agenda pelestarian budaya Jawa, Grebeg Suro juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat semangat kebersamaan, serta memperkokoh persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Ketapang.
Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., Ketua Paguyuban Jawa Ketapang Achmad Sholeh, S.T., M.Sos., Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, Danlanal Ketapang Letkol Laut (P) Avif Hidayaturahman, S.T., M.Tr.Opsla., Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Repalianto, S.Sos., M.Si., Pabung Kodim 1203/Ketapang Mayor Cke Saudi mewakili Dandim 1203/Ketapang, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Ketapang Supritson, S.H., M.H. mewakili Kajari Ketapang, jajaran pengurus Paguyuban Jawa Ketapang, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Rangkaian Grebeg Suro berlangsung khidmat namun tetap semarak dengan berbagai kegiatan bernuansa budaya. Acara ini menjadi simbol kuatnya toleransi, kebersamaan, serta sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan di Kabupaten Ketapang.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelestarian budaya merupakan bagian penting dalam menjaga identitas bangsa sekaligus memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

"Grebeg Suro bukan sekadar tradisi budaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat persaudaraan. Mari bersama-sama kita jaga kerukunan, saling menghormati keberagaman, serta menjaga situasi kamtibmas agar Kabupaten Ketapang tetap aman, damai, dan kondusif," ujar AKBP Muhammad Harris.

Selama kegiatan berlangsung, Polres Ketapang juga menurunkan personel untuk melakukan pengamanan dan pengawalan di lokasi acara maupun di sepanjang jalur yang dilalui peserta. Langkah tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Berkat sinergi antara panitia, aparat keamanan, dan seluruh peserta, seluruh rangkaian perayaan Grebeg Suro Hari Jadi Paguyuban Jawa Ketapang ke-29 berlangsung aman, tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan harmonisasi kehidupan masyarakat yang terus terjaga di Kabupaten Ketapang.

Editor: jok


Bupati Ketapang Apresiasi Deklarasi Laskar Jagadilaga, Ajak Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah


Bupati Ketapang bersama Panglima Besar Laskar Jagadilaga berjabat tangan usai penyerahan dokumen pada acara deklarasi dan pelantikan pengurus Laskar Jagadilaga Kabupaten Ketapang, sebagai simbol komitmen memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan dan menjaga persatuan daerah.

Anantapost.com - Ketapang. Bupati Ketapang memberikan apresiasi atas pelaksanaan deklarasi dan pengukuhan Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Jagadilaga Kabupaten Ketapang. Menurutnya, kehadiran organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mengawal pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Bupati usai menghadiri kegiatan deklarasi dan pengukuhan Laskar Jagadilaga di Kabupaten Ketapang. Ia menilai visi dan tujuan yang disampaikan jajaran pengurus organisasi sejalan dengan cita-cita Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam membangun daerah secara berkeadilan.

"Saya mengucapkan selamat dan sukses atas terlaksananya deklarasi serta pengukuhan Laskar Jagadilaga Kabupaten Ketapang. Apa yang menjadi poin-poin deklarasi maupun tujuan dibentuknya organisasi ini saya nilai sangat baik, terutama komitmen untuk menjaga Ketapang tetap aman, damai, nyaman, serta menjadi rumah besar bagi seluruh masyarakat," ujar Bupati.
Ia mengatakan, semangat Laskar Jagadilaga untuk bermitra dengan pemerintah dalam mengawal pembangunan merupakan langkah positif yang patut diapresiasi.

"Saya juga mengapresiasi niat Laskar Jagadilaga untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan menuju visi Ketapang yang berkeadilan, maju, dan mandiri. Inilah yang saya harapkan dari seluruh elemen masyarakat, yakni bersama-sama berkolaborasi membangun Kabupaten Ketapang," katanya.

Bupati menegaskan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Menurutnya, keberadaan Laskar Jagadilaga diharapkan mampu menjadi kekuatan baru yang membawa semangat positif bagi daerah.

"Saya berharap organisasi ini menjadi energi baru bagi Kabupaten Ketapang. Selain menjaga daerah ini sebagai rumah besar kita bersama, saya juga berharap Laskar Jagadilaga dapat menjadi kekuatan yang ikut mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan sehingga kita bersama-sama mampu mengukir berbagai prestasi untuk Ketapang," ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pendahulu dalam membangun Kabupaten Ketapang.

"Kita ingin meneruskan berbagai cerita baik yang telah diwariskan para pemimpin dan para leluhur kita. Marwah Kabupaten Ketapang harus terus dijaga sehingga daerah ini menjadi wilayah yang maju, mampu sejajar bahkan melampaui kemajuan daerah-daerah lain di Kalimantan Barat," tutupnya.

Sementara itu, Panglima Besar Laskar Jagadilaga Kabupaten Ketapang, Daniel, mengatakan organisasinya telah memiliki legalitas resmi melalui Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0000894.AH.01.07.TAHUN 2026.

 Menurut Daniel, Laskar Jagadilaga hadir bukan untuk mencari kekuasaan ataupun menciptakan kegaduhan, melainkan menjadi bagian dari solusi dalam mengawal pembangunan, membantu masyarakat, serta memperjuangkan keadilan melalui jalur hukum.

 “Laskar Jagadilaga siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mengawal pembangunan, menyampaikan aspirasi masyarakat secara bertanggung jawab, serta menjaga persatuan dan kondusivitas daerah,” tegasnya.

 Ia juga menegaskan organisasinya akan tetap kritis terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan kewenangan maupun pelayanan publik yang merugikan masyarakat. Namun, seluruh langkah yang dilakukan akan tetap berada dalam koridor hukum dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

 Di akhir sambutannya, Daniel mengajak seluruh pengurus dan anggota menjaga integritas, disiplin, serta persatuan agar Laskar Jagadilaga dapat tumbuh menjadi organisasi yang dipercaya masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Ketapang.***(jok

Kamis, 16 Juli 2026

Bupati Ketapang Perjuangkan Tambahan Kuota BBM dan LPG, Dorong Pembangunan SPBU 3T

Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyerahkan cinderamata kepada perwakilan PT Pertamina Patra Niaga usai audiensi di Pontianak, Kamis (16/7/2026). Pertemuan tersebut membahas upaya penguatan distribusi energi, penambahan kuota BBM dan LPG, serta pembangunan infrastruktur pendukung di Kabupaten Ketapang.

Anantapost.com – Pontuanak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang terus mengintensifkan upaya memperkuat ketahanan energi daerah dengan menggandeng PT Pertamina Patra Niaga. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap dinamika distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Komitmen itu ditunjukkan melalui audiensi Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, bersama jajaran pemerintah daerah dengan PT Pertamina Patra Niaga di Kantor Sales Area Retail Kalimantan Barat, Pontianak, Kamis (16/7/2026). Rombongan diterima langsung oleh Sales Area Manager Kalimantan Barat PT Pertamina Patra Niaga, Widhi Tri Adhi Hidayat.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah langkah strategis guna memastikan distribusi BBM dan LPG tetap berjalan lancar, sekaligus memenuhi kebutuhan energi masyarakat hingga ke wilayah terpencil.
Bupati Alexander Wilyo mengatakan, Pemkab Ketapang akan melakukan evaluasi terhadap realisasi penyaluran BBM dan LPG sebagai dasar penyusunan usulan kebutuhan riil daerah kepada pemerintah pusat.

"Kami akan melakukan pencermatan terhadap data penyaluran BBM dan LPG. Hasil evaluasi itu akan menjadi dasar untuk mengusulkan penambahan kuota kepada Kementerian ESDM maupun BPH Migas agar alokasi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Ketapang yang terus meningkat," ujar Alexander.

Selain memperjuangkan tambahan kuota, Pemkab Ketapang juga mengusulkan pembangunan SPBU 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di sejumlah kecamatan yang hingga kini masih mengalami keterbatasan akses terhadap BBM.
Menurutnya, keberadaan SPBU 3T akan mempermudah masyarakat memperoleh bahan bakar sekaligus mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah pelosok.
Perhatian pemerintah daerah juga diarahkan kepada sektor perikanan. Pemkab Ketapang berencana mengajukan penambahan kuota BBM bagi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) agar aktivitas nelayan tidak terganggu akibat keterbatasan pasokan.

Tak hanya itu, pemerintah daerah turut mengusulkan peningkatan kapasitas tangki penyimpanan BBM serta pembangunan fasilitas Jobber BBM baru di Kabupaten Ketapang sebagai bagian dari penguatan sistem distribusi energi.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam memperkuat koordinasi terkait penyediaan energi. Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan distribusi BBM dan LPG melalui berbagai langkah mitigasi agar pasokan tetap aman, lancar, dan tepat sasaran.
Alexander juga mengapresiasi dukungan Pertamina yang selama ini terus berupaya menjaga ketersediaan energi di Kabupaten Ketapang.

"Sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina harus terus diperkuat. Kami akan terus memperjuangkan penambahan kuota BBM dan LPG, pembangunan SPBU 3T, peningkatan kuota SPBUN untuk nelayan, hingga penguatan infrastruktur distribusi agar masyarakat memperoleh akses energi yang lebih mudah, merata, dan berkelanjutan," tegasnya.

Di akhir pertemuan, Bupati mengimbau masyarakat agar menggunakan BBM dan LPG secara bijak sesuai peruntukannya. Ia juga meminta para pengecer menjual BBM maupun LPG dengan harga yang wajar serta tidak mengambil keuntungan yang berlebihan.
Pemkab Ketapang dan PT Pertamina Patra Niaga pun sepakat untuk terus memperkuat koordinasi, pemantauan, serta evaluasi distribusi BBM dan LPG demi mewujudkan sistem penyaluran energi yang lebih andal dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Ketapang.***(jok) 


Selasa, 14 Juli 2026

Bupati Ketapang dan Laskar Jagadilaga Sepakat Perkuat Kolaborasi untuk Masyarakat

Poto Bersama Bupati Alexander Wilyo dengan Laskar Jagadilaga di Pendopo Bupati Ketapang. 

Anantapost.com - Ketapang. Bupati Ketapang Alexander Wilyo menerima audiensi jajaran Laskar Jagadilaga di Pendopo Bupati Ketapang, Senin (13/7/2026) siang. 

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai upaya mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dengan organisasi kemasyarakatan.

Rombongan Laskar Jagadilaga dipimpin langsung oleh Panglima Besar Laskar Jagadilaga, Daniel. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Bupati Alexander Wilyo yang didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Dalam kesempatan tersebut, Alexander Wilyo menyampaikan harapannya agar Laskar Jagadilaga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Ketapang.

" Saya menyambut baik kehadiran Laskar Jagadilaga. Saya berharap organisasi ini dapat mengambil peran positif dan menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Ketapang," Ucap Alex.

Ia juga mengajak seluruh anggota Laskar Jagadilaga untuk terus menjalin komunikasi, memperkuat persatuan, serta bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga kondusivitas daerah.

"Mari kita bahu-membahu bersama pemerintah daerah menjaga kondusivitas, memperkuat persatuan, serta bersama-sama memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Ketapang," ujarnya.

Sementara itu, Panglima Besar Laskar Jagadilaga, Daniel, mengucapkan terima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Ketapang terhadap keberadaan organisasinya.

Menurut Daniel, audiensi tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Laskar Jagadilaga dengan pemerintah daerah sehingga dapat bersama-sama menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

" Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ketapang beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang yang telah menerima kami dengan sangat baik. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkarya bagi masyarakat," kata Daniel.

Daniel juga mengungkapkan bahwa Laskar Jagadilaga akan menggelar deklarasi sekaligus pelantikan kepengurusan pada Sabtu, 18 Juli 2026 malam, di Pendopo Bupati Ketapang.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum lahirnya organisasi yang siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

" Insyaallah deklarasi dan pelantikan Laskar Jagadilaga akan kami laksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2026 malam di Pendopo Bupati Ketapang. Kami berharap kegiatan ini menjadi awal pengabdian Laskar Jagadilaga untuk ikut menjaga persatuan, kondusivitas, serta mendukung pembangunan di Kabupaten Ketapang," ungkapnya.

Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan Laskar Jagadilaga dalam mewujudkan daerah yang aman, damai, dan semakin maju.***(red

Senin, 13 Juli 2026

Bupati Ketapang Segera Panggil Pertamina dan Pengelola SPBU, Antrean Pertalite Jadi Sorotan

Bupati Ketapang Alexander Wilyo (tengah) saat di wawancarai awak media di kantor Bupati terkait kelangkkaan BBM jenis Petralite. 

Anantapost.com
Ketapang. Keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di sejumlah SPBU di Kabupaten Ketapang menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Ketapang. Antrean kendaraan yang mengular membuat warga harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memperoleh BBM.

Kondisi tersebut turut berdampak pada penjualan BBM di tingkat pengecer. Sejumlah pedagang mengaku kesulitan memperoleh stok Pertalite sehingga memilih tidak lagi menjualnya. Sebagai gantinya, mereka hanya menyediakan Pertamax dengan harga mencapai Rp18.000 per liter.

Di beberapa lokasi, Pertalite eceran yang masih tersedia dijual dengan kisaran harga Rp12.000 hingga Rp17.000 per liter, jauh di atas harga resmi pemerintah.

Menanggapi situasi tersebut, Bupati Ketapang Alexander Wilyo memastikan akan segera menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam rapat itu, Pemkab juga akan memanggil pihak Pertamina, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas), serta seluruh pengelola SPBU di Kabupaten Ketapang.

"Kami menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai sulitnya memperoleh Pertalite di SPBU, sementara harga di tingkat pengecer juga meningkat cukup tinggi. Karena itu kami akan mengundang Pertamina, Hiswana Migas, pengelola SPBU, serta Forkopimda untuk mencari akar persoalan dan solusi yang cepat," ujar Alexander Wilyo, Senin (13/7/2026).

Menurut Alexander, berdasarkan informasi awal yang diterima, persoalan bukan semata-mata disebabkan oleh kosongnya pasokan Pertalite, melainkan adanya antrean panjang kendaraan di SPBU yang menyebabkan distribusi kepada masyarakat menjadi tidak optimal.

"Kami ingin mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. Apakah masalahnya pada distribusi, mekanisme pelayanan di SPBU, atau ada faktor lain yang menyebabkan antrean terus terjadi," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menutup mata apabila ditemukan adanya dugaan pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi.

"Kalau nantinya ditemukan indikasi penimbunan atau penyalahgunaan distribusi BBM, tentu akan kami telusuri bersama aparat penegak hukum. Semua akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu Kapolres juga akan kami libatkan dalam rapat koordinasi ini," tegasnya.

Alexander memastikan Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen melindungi kepentingan masyarakat dan segera mengambil langkah konkret agar pasokan Pertalite kembali mudah diakses.

"Saya memahami keresahan masyarakat. Pemerintah daerah bersama Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan akan bekerja sama agar persoalan ini segera terselesaikan sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan Pertalite," pungkasnya.***(jok) 
Banner Promosi
Banner Promosi