Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Advertisement

ARTIKEL 9-14 (6 artikel)

@anantapost2025

ARTIKEL

ARTIKEL SLIDE

Sabtu, 25 Juli 2026

Polsek Manis Mata Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Perempuan yang Sempat Dilaporkan Hilang

Petugas kepolisian bersama tim gabungan mengevakuasi jenazah korban dugaan pembunuhan di area perkebunan sawit, Desa Seguling, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang. Kasus tersebut berhasil diungkap Polsek Manis Mata, sementara pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Anantapost.com - Ketapan. Misteri hilangnya seorang perempuan di wilayah Desa Seguling, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, akhirnya berhasil diungkap jajaran Polsek Manis Mata. Seorang pria berinisial Y (28) diamankan polisi setelah mengakui telah menghabisi nyawa mantan kekasihnya, T.D. (26), yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Manis Mata IPTU Meinardus Yudiansyah, S.H., M.H. mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan bersama sejumlah pihak, mulai dari pemeriksaan saksi hingga pengumpulan barang bukti di lapangan.
Berawal dari Pertemuan di Pondok

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan, peristiwa bermula pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu pelaku bertemu korban di sebuah pondok di Dusun Batu Leman, Desa Batu Sedau, Kecamatan Manis Mata untuk membahas hubungan pribadi mereka.

Dalam pertemuan tersebut, pelaku mengaku masih tidak menerima keputusan korban yang mengakhiri hubungan asmara mereka.
Usai bertemu, korban berangkat bekerja di salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit menggunakan sepeda motor, sedangkan pelaku pulang. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku beberapa kali mendatangi lokasi kerja korban hingga akhirnya kembali menemui korban sekitar pukul 09.00 WIB.

Pertengkaran Berujung Maut
Menurut hasil pemeriksaan penyidik, pelaku kemudian mengajak korban menuju kawasan perkebunan sawit. Di lokasi tersebut terjadi pertengkaran yang berujung pada aksi kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

"Pelaku mengakui kepada penyidik bahwa dirinya melakukan pembunuhan karena merasa sakit hati dan kecewa setelah hubungan mereka berakhir," ujar IPTU Meinardus.

Jenazah Dikubur, Motor Dibuang ke Parit

Setelah korban meninggal, pelaku diduga berupaya menghilangkan jejak dengan memindahkan jenazah ke beberapa lokasi sebelum akhirnya menguburkannya di area perkebunan sawit di Desa Seguling.
Tak hanya itu, pelaku juga menyembunyikan sepeda motor milik korban dengan membuangnya ke dalam parit dan menutupinya menggunakan pelepah sawit. Sejumlah barang milik korban turut disembunyikan untuk mengaburkan penyelidikan.

Dalam proses pengungkapan perkara, polisi mengamankan berbagai barang bukti, di antaranya tali, karung, pakaian, tas milik korban, papan kayu, sejumlah peralatan, serta satu unit sepeda motor.

Polisi Pastikan Proses Hukum Berjalan

Usai diamankan, tersangka dibawa ke Mapolres Ketapang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr. Agoesdjam Ketapang guna dilakukan visum et repertum dan pemeriksaan forensik.
Kapolsek Manis Mata mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian korban hingga pengungkapan kasus tersebut.

"Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan. Kasus ini sedang ditangani lebih lanjut oleh penyidik sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada kepolisian," tegas IPTU Meinardus Yudiansyah.

Penyidik Polres Ketapang saat ini masih terus mendalami perkara tersebut untuk melengkapi berkas penyidikan serta memastikan seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara utuh sesuai fakta hukum.

Editor: jok


Bupati dan Kapolres Kompak Dorong Pencak Silat Jadi Wadah Cetak Atlet Berprestasi

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris (kiri, mengenakan jaket biru putih) menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup II Tahun 2026 di GOR Indoor PELTI Ketapang.

Anantapost.com - Ketapang. Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup II Tahun 2026 resmi dibuka di GOR Indoor PELTI Ketapang, Jumat (24/7/2026). Mengusung tema "Melestarikan Budaya Melalui Prestasi Pencak Silat pada Generasi Muda", kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk membina atlet muda sekaligus menjaga kelestarian seni bela diri warisan bangsa.

Pembukaan kejuaraan dihadiri oleh Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., Danlanal Ketapang Letkol Laut (P) Avif Hidayaturohman, S.T., perwakilan Dandim 1203/Ketapang, Kadispora Kabupaten Ketapang Doni Andriawan, S.STP., M.E., Ketua IPSI Kabupaten Ketapang H. Luhur Faraytodi, S.Sos., M.AP., jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, pengurus perguruan pencak silat, para atlet, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, tetapi juga bagian dari identitas budaya Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai luhur seperti disiplin, sportivitas, keberanian, persaudaraan, dan saling menghormati.

"Melalui IPSI Cup II ini, kita tidak hanya mencari atlet terbaik, tetapi juga membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan terhadap budaya bangsa. Inilah investasi jangka panjang untuk masa depan Ketapang," ujar Alexander Wilyo.

Ia berharap kejuaraan tersebut mampu menjadi sistem pembinaan atlet yang berkesinambungan sehingga melahirkan pesilat-pesilat muda yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Ketapang di tingkat provinsi hingga nasional.
Sementara itu, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris memberikan apresiasi atas terselenggaranya IPSI Cup II sebagai wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkuat karakter melalui olahraga.

"Kami dari Polres Ketapang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan IPSI Cup II Tahun 2026. Semoga dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet pencak silat yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan mampu membawa nama baik Kabupaten Ketapang di berbagai ajang kompetisi," kata AKBP Muhammad Harris.

Kapolres juga memastikan seluruh rangkaian kejuaraan berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif. Polres Ketapang telah menyiapkan personel pengamanan di berbagai titik, mulai dari area parkir hingga lokasi pertandingan, guna memberikan rasa aman bagi atlet, official, maupun masyarakat yang hadir.

"Kami ingin seluruh peserta dapat bertanding dengan nyaman dan menjunjung tinggi sportivitas. Keamanan menjadi prioritas agar kejuaraan ini berjalan lancar, tertib, dan sukses hingga selesai," tegasnya.

Kejuaraan IPSI Cup II 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk mengukur kemampuan para atlet, tetapi juga mempererat persaudaraan antarpesilat, memperkuat sinergi antarperguruan, serta menjadi langkah nyata dalam melestarikan budaya bangsa melalui prestasi olahraga.

Dengan dukungan pemerintah daerah, TNI-Polri, IPSI, dan seluruh elemen masyarakat, IPSI Cup II Tahun 2026 diharapkan mampu mencetak generasi muda Kabupaten Ketapang yang unggul, berdaya saing, dan siap mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Editor: jok


Rabu, 22 Juli 2026

Kelangkaan BBM Berkepanjangan, Jagadilaga Minta Polres Ketapang Bongkar Dugaan Penyelewengan

Panglima Besar Laskar Jagadilaga Kabupaten Ketapang, Daniel, mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan penyelewengan distribusi BBM di tengah kelangkaan yang masih terjadi.

Anantapost.con - Ketapang. Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang masih melanda Kabupaten Ketapang selama sepekan terakhir terus menuai sorotan. Antrean kendaraan di sejumlah SPBU belum juga terurai, sementara aktivitas masyarakat dan pelaku usaha ikut terganggu akibat sulitnya memperoleh bahan bakar.
Situasi tersebut mendorong Organisasi Masyarakat Laskar Jagadilaga Kabupaten Ketapang mendesak Polres Ketapang turun tangan melakukan penyelidikan terhadap dugaan adanya penyimpangan dalam rantai distribusi BBM.
Panglima Besar Laskar Jagadilaga Kabupaten Ketapang, Daniel, menilai aparat penegak hukum perlu bergerak cepat untuk memastikan distribusi BBM berlangsung sesuai ketentuan dan tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu.

"Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama pihak terkait yang terus berupaya menambah pasokan BBM. Namun, di sisi lain kepolisian juga harus hadir dengan tindakan nyata. Jika memang ada dugaan permainan dalam distribusi BBM, maka harus diusut secara tuntas dan transparan," tegas Daniel, Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, kondisi di lapangan masih menimbulkan tanda tanya. Pasokan BBM disebut sudah beberapa kali masuk ke Ketapang, tetapi antrean panjang di SPBU tetap terjadi hampir setiap hari.
Karena itu, Jagadilaga meminta Polres Ketapang melakukan pengawasan menyeluruh terhadap jalur distribusi, mulai dari Terminal Fuel hingga penyaluran ke setiap SPBU.

"Apabila distribusi memang berjalan sesuai prosedur, sampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak menimbulkan spekulasi. Tetapi jika ditemukan adanya penimbunan, penyalahgunaan distribusi, atau permainan oleh oknum tertentu, kami meminta agar diproses secara hukum tanpa pandang bulu," ujarnya.

Daniel menegaskan, penegakan hukum merupakan langkah penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan hak warga memperoleh BBM tidak terganggu.

Selain meminta aparat kepolisian bertindak, Laskar Jagadilaga juga mendesak PT Pertamina Patra Niaga memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab kelangkaan BBM yang hingga kini belum sepenuhnya teratasi.
Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui kondisi stok, jadwal distribusi, serta langkah konkret yang dilakukan agar pasokan BBM kembali normal dalam waktu secepatnya.

"Masyarakat membutuhkan kepastian. Yang diharapkan bukan hanya tambahan pasokan, tetapi juga jaminan distribusi berjalan normal serta tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti menyalahgunakan distribusi BBM," kata Daniel.

Hingga Rabu (22/7), antrean kendaraan roda dua maupun roda empat masih terlihat mengular di sejumlah SPBU di Kabupaten Ketapang. Sementara itu, sejumlah pedagang eceran BBM di beberapa titik dilaporkan menghentikan penjualan karena kehabisan stok.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Ketapang telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk mempercepat penambahan pasokan BBM ke wilayah Ketapang. Di sisi lain, Polres Ketapang juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan guna menjaga ketersediaan pasokan.***(red


Bupati Ketapang Minta Pertamina Tambah Pasokan, Pemkab Gerak Cepat Atasi Kelangkaan BBM

Bupati Ketapang Alexander Wilyo bertemu jajaran Pertamina Patra Niaga Kalbar guna membahas percepatan distribusi dan penambahan pasokan BBM demi mengatasi kelangkaan yang terjadi di Kabupaten Ketapang.

Anantapost.com - Ketapang. Pemerintah Kabupaten Ketapang mengambil langkah cepat menyikapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut memicu antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akibat terbatasnya pasokan Pertalite maupun Pertamax.

Untuk mempercepat penanganan persoalan tersebut, Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengirimkan surat resmi kepada PT Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, serta seluruh pengelola SPBU di wilayah Kabupaten Ketapang.
Melalui surat tersebut, pemerintah daerah meminta agar distribusi BBM segera dipercepat dan pasokan ke seluruh SPBU ditambah sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

Bupati Alexander Wilyo mengatakan, keterbatasan stok BBM telah memberikan dampak terhadap berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas warga, kegiatan usaha, hingga distribusi barang dan jasa di Kabupaten Ketapang.

"Kami meminta Pertamina Patra Niaga segera menambah alokasi pasokan sekaligus mempercepat distribusi BBM ke seluruh SPBU, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterlambatan pasokan. Kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas," tegas Alexander Wilyo.

Selain meminta tambahan pasokan, Pemkab Ketapang juga menginstruksikan seluruh pengelola SPBU agar menjalankan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku, menjaga ketersediaan stok, serta menyalurkan BBM secara tertib, tepat sasaran, dan sesuai harga eceran resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Untuk memastikan langkah tersebut berjalan efektif, Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan melakukan pemantauan secara berkelanjutan serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga kondisi distribusi kembali normal.
Di sisi lain, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying karena dapat memperparah kondisi di lapangan.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pemerintah terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan agar pasokan segera kembali normal sehingga aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan mobilitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa," ujar Bupati.

Pemkab Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelesaian persoalan kelangkaan BBM melalui koordinasi intensif dengan PT Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, serta seluruh pengelola SPBU, sehingga distribusi energi di Kabupaten Ketapang dapat segera pulih dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.***(red


Kapolres Ketapang Ancam Tindak Tegas Pelaku Penyelewengan BBM, Polisi Perketat Pengawasan SPBU

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menegaskan, Polri akan menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan BBM yang terbukti melanggar hukum. Masyarakat diimbau tetap tenang dan ikut mengawasi distribusi BBM di lapangan.

Anantapost.com Ketapang. Di tengah krisis antrean BBM yang masih melanda Kabupaten Ketapang, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun penimbunan bahan bakar minyak (BBM). Polisi memastikan setiap dugaan pelanggaran akan diproses apabila ditemukan bukti yang cukup.

"Pasti kami proses. Jika hasil penyelidikan dan pembuktian sudah mencukupi, akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku," tegas Harris 

saat dikonfirmasi, Rabu (22/7/2026).
Pernyataan tersebut muncul setelah antrean kendaraan di sejumlah SPBU terus mengular dalam beberapa hari terakhir. Situasi itu memicu keresahan masyarakat sekaligus berbagai spekulasi mengenai penyebab kelangkaan BBM di Ketapang.

Merespons kondisi tersebut, Polres Ketapang langsung memperketat pengawasan di seluruh SPBU. Personel kepolisian diterjunkan untuk memantau distribusi BBM sekaligus mencegah praktik penyimpangan di lapangan.

"Kami sudah memerintahkan seluruh anggota melakukan pengamanan dan pemantauan langsung terhadap proses pendistribusian BBM di SPBU," ujar Harris.

Kapolres menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Hiswana Migas dan Pertamina, stok BBM di Kabupaten Ketapang masih tersedia dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, demi menjaga pemerataan distribusi, pembelian BBM bersubsidi sementara dibatasi, yakni maksimal Rp50 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp200 ribu bagi kendaraan roda empat.

Tak hanya itu, polisi juga melarang pengisian BBM menggunakan tangki modifikasi maupun jeriken tambahan yang tidak sesuai aturan. Pengelola SPBU diminta menolak setiap upaya pengisian yang terindikasi melanggar ketentuan.
"Kami akan menindaklanjuti apabila ditemukan penimbunan ataupun pengisian menggunakan tangki tambahan dan jeriken yang tidak sesuai peruntukannya," tegasnya.

Harris mengungkapkan, masih ada oknum yang mencoba membeli BBM menggunakan tangki tambahan. Jika ditemukan, operator SPBU diminta segera melapor kepada petugas kepolisian yang berjaga agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan.

Di akhir keterangannya, Harris mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

"Stok BBM masih mencukupi. Kami mengajak masyarakat tetap tenang, tidak panik, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan indikasi penyalahgunaan distribusi BBM," pungkasnya.***(red

Senin, 20 Juli 2026

Polres Ketapang Satukan Masyarakat Lewat Nobar Final Piala Dunia 2026

Ratusan warga memadati Taman Kedondong, Ketapang, untuk mengikuti nonton bareng Final FIFA World Cup 2026 yang digelar Polres Ketapang. Kegiatan berlangsung meriah, aman, dan menjadi ajang mempererat kebersamaan antara masyarakat, Forkopimda, TNI, dan Polri.

Anantapost.com - Ketapang. Suasana semarak mewarnai Taman Kedondong, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, saat ratusan warga memadati lokasi untuk mengikuti nonton bareng (nobar) laga Final FIFA World Cup 2026 antara Tim Nasional Spanyol melawan Argentina, yang digelar Polres Ketapang pada Senin (20/7/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 02.00 WIB tersebut menjadi ajang kebersamaan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Diperkirakan sekitar 500 warga dari berbagai kalangan hadir menyaksikan pertandingan puncak sepak bola dunia itu dengan penuh antusias hingga peluit akhir dibunyikan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR, Danlanal Ketapang Letkol Laut (P) Avif Hidayaturohman, S.T., M.Tr. Opsla, Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Repalianto, S.Sos., M.Si. yang mewakili Bupati Ketapang, Ketua Pengadilan Negeri Ketapang Leo Sukarno, S.H., serta Wakapolres Ketapang KOMPOL Hoerrudin, S.I.K., M.H.

Laga berlangsung sengit dan penuh tensi tinggi. Spanyol akhirnya berhasil mengunci gelar juara dunia setelah menaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung hingga menjelang subuh.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris mengatakan, kegiatan nobar tersebut tidak hanya bertujuan memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

"Nonton bareng ini bukan hanya tentang sepak bola. Momentum ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahmi, membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Ketapang," ujar AKBP Muhammad Harris.

Ia menambahkan, Polri terus berupaya menghadirkan kegiatan yang mampu membangun komunikasi positif dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan. Di sela suasana yang penuh keakraban, kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar Kabupaten Ketapang tetap aman, damai, dan kondusif," tambahnya.

Untuk menjamin keamanan selama kegiatan berlangsung, Polres Ketapang menurunkan sebanyak 25 personel gabungan dari Polres Ketapang dan Polsek Delta Pawan. Pengamanan dilakukan sejak sebelum acara dimulai hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Nonton bareng berakhir sekitar pukul 05.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun kendala berarti, sehingga masyarakat dapat menikmati jalannya pertandingan dengan nyaman hingga Spanyol memastikan diri sebagai juara FIFA World Cup 2026.

Editor: jok

Sabtu, 18 Juli 2026

Kapolres Ketapang Resmi Buka Open Turnamen Tenis Meja Kapolres Cup 2026, Pererat Sinergi Polri dan Masyarakat

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Open Turnamen Tenis Meja Kapolres Cup 2026 di Citimall Ketapang dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Anantapost.com - Ketapang. Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR secara resmi membuka Open Turnamen Tenis Meja Kapolres Cup 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Turnamen yang mengusung tema "Polri Untuk Masyarakat" tersebut digelar di Citimall Ketapang, Sabtu (18/7/2026), dan diikuti atlet tenis meja dari berbagai daerah.

Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polres Ketapang, pengurus organisasi olahraga, para atlet, serta ratusan peserta dan masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya acara.
Sebagai tanda dimulainya kompetisi, Kapolres Ketapang melakukan servis kehormatan dengan memukul bola pertama. Momen tersebut disambut tepuk tangan para peserta yang siap bertanding dalam suasana penuh sportivitas dan kebersamaan.
Dalam sambutannya, AKBP Muhammad Harris mengatakan bahwa penyelenggaraan Open Turnamen Tenis Meja Kapolres Cup bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat sekaligus mendukung pembinaan atlet-atlet tenis meja di Kabupaten Ketapang.

"Melalui Open Turnamen Tenis Meja Kapolres Cup ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi serta menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sesuai semangat Hari Bhayangkara ke-80, yaitu Polri Untuk Masyarakat," ujar AKBP Muhammad Harris.

Kapolres menegaskan, olahraga merupakan salah satu media yang efektif dalam membangun persatuan, memperkuat komunikasi, serta menanamkan nilai disiplin, kerja sama, dan sportivitas di tengah masyarakat.

"Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi semangat fair play. Menang ataupun kalah adalah bagian dari pertandingan, namun persaudaraan dan kebersamaan harus tetap menjadi yang utama," tambahnya.

AKBP Muhammad Harris juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan turnamen, mulai dari Forkopimda, panitia pelaksana, sponsor, komunitas tenis meja, hingga seluruh peserta yang ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Turnamen Kapolres Cup 2026 mempertandingkan sejumlah kategori yang diikuti atlet dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang perebutan gelar juara, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah pencarian bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Ketapang pada tingkat provinsi maupun nasional.

Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Polres Ketapang berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, damai, kondusif, serta semakin mencintai budaya hidup sehat melalui olahraga.

Editor: jok


Banner Promosi
Banner Promosi