Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Advertisement

ARTIKEL 9-14 (6 artikel)

@anantapost2025

ARTIKEL

ARTIKEL SLIDE

Rabu, 15 Juli 2026

Kapal Pembawa 1,93 Juta Liter BBM Tiba di Ketapang, Distribusi ke SPBU Segera Dipercepat

Kapal pengangkut BBM bersandar di Terminal Fuel Jobber Ketapang, Rabu (15/7/2026) malam, membawa sekitar 1,93 juta liter BBM untuk segera didistribusikan ke sejumlah SPBU di Kabupaten Ketapang.

Anantapost.com - Ketapang. Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Ketapang kembali diperkuat setelah kapal pengangkut BBM bersandar di Terminal Fuel Jobber Ketapang pada Rabu (15/7/2026) malam sekitar pukul 19.48 WIB. Kapal tersebut membawa total sekitar 1,93 juta liter BBM yang akan segera disalurkan ke berbagai SPBU di wilayah Ketapang.
Berdasarkan data muatan yang diterima, kapal tersebut mengangkut 901.328 liter Pertalite, 148.101 liter Pertamax, serta 884.276 liter B40. Seluruh pasokan itu dijadwalkan langsung didistribusikan guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengurangi kepadatan antrean di SPBU.
Kedatangan pasokan baru ini menjadi kabar baik setelah beberapa hari terakhir masyarakat di Ketapang harus mengantre panjang untuk mendapatkan BBM akibat meningkatnya konsumsi dan terbatasnya stok di sejumlah SPBU.
Ketua Hiswana Migas Kabupaten Ketapang, Riza, mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar proses distribusi berjalan merata.

"Kami memastikan kapal pengangkut BBM telah tiba di Ketapang. Stok akan segera disalurkan ke seluruh SPBU. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan sehingga semua kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," kata Riza.

Ia menjelaskan, Hiswana Migas bersama Pertamina dan seluruh pengelola SPBU terus melakukan koordinasi intensif agar penyaluran BBM berlangsung lebih cepat dan kondisi di lapangan segera kembali normal.

"Kami terus berupaya mempercepat distribusi ke setiap SPBU. Dengan tambahan pasokan ini, kami berharap antrean kendaraan dapat segera berkurang dan pelayanan kepada masyarakat kembali lancar," tambahnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pertamina, dan pengelola SPBU telah menggelar rapat koordinasi untuk membahas langkah-langkah percepatan distribusi BBM serta mengatasi antrean yang terjadi di sejumlah titik.

Dengan tambahan pasokan sekitar 1,93 juta liter BBM, pemerintah dan seluruh pihak terkait berharap kebutuhan energi masyarakat dapat segera terpenuhi, sehingga aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga kembali berjalan normal tanpa terkendala kelangkaan bahan bakar.**(jok) 

Sat Resnarkoba Polres Ketapang Gencar Edukasi Pelajar SMK Santo Petrus, Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba

Sat Resnarkoba Polres Ketapang menggelar penyuluhan bahaya narkoba di SMK Santo Petrus Ketapang. Kegiatan yang berlangsung interaktif ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar agar menjauhi narkoba dan menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Anantapost.com - Polda Kalbar – Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Ketapang melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang bahaya dan dampak penyalahgunaan narkotika serta sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan narkotika. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMK Santo Petrus, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (14/07/2026).

Penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Ketapang dalam memberikan edukasi kepada para pelajar agar memiliki pemahaman yang benar mengenai bahaya narkotika serta mampu membentengi diri dari berbagai bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.
Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Resnarkoba memberikan materi mengenai jenis-jenis narkotika, dampak buruk yang ditimbulkan terhadap kesehatan fisik dan mental, pengaruh negatif terhadap kehidupan sosial, pendidikan, hingga masa depan seseorang. Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai ancaman pidana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kasat Resnarkoba Polres Ketapang AKP Dewa Made Surita, S.H. menyampaikan bahwa pelajar merupakan salah satu kelompok yang rentan menjadi sasaran penyalahgunaan narkotika. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi sejak dini agar para pelajar mampu mengenali modus peredaran narkoba serta berani menolak segala bentuk penyalahgunaannya.

"Kami berharap para siswa dapat menjadi pelopor dalam memerangi narkoba, tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga mampu mengajak teman dan lingkungan sekitarnya untuk menjauhi narkotika. Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda, sehingga harus dijaga dari ancaman narkoba," ujarnya.

Kegiatan penyuluhan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab yang mendapat antusias tinggi dari para siswa dan dewan guru. Berbagai pertanyaan terkait bahaya narkoba, modus peredaran di kalangan remaja, hingga konsekuensi hukum dijawab secara jelas oleh personel Sat Resnarkoba.

Melalui kegiatan ini, Polres Ketapang berharap dapat terus membangun sinergi dengan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Edukasi secara berkelanjutan menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta terbebas dari pengaruh narkoba demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Sumber: humpol


Mewakili Kapolres Ketapang, Wakapolres Hadiri Pembukaan Turnamen Futsal Jurnalis Ketapang Cup Seri XII

Wakapolres Ketapang Kompol Hoerrudin bersama unsur Forkopimda dan panitia secara simbolis membuka Turnamen Futsal Jurnalis Ketapang Cup Seri XII di Lapangan Futsal Crisma, Selasa (14/7/2026).

Anantapost.com - Polda Kalbar – Mewakili Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR. Wakapolres Ketapang Kompol Hoerrudin S.I.K., M.H. menghadiri kegiatan Pembukaan Turnamen Futsal Jurnalis Ketapang Cup Seri XII yang digelar di Lapangan Futsal Crisma, Jalan K.S. Tubun, Kabupaten Ketapang. Kegiatan berlangsung meriah dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pejabat instansi pemerintah, unsur TNI-Polri, perwakilan organisasi, insan pers, peserta turnamen, serta tamu undangan lainnya (14/07/2026).

Turnamen Futsal Jurnalis Ketapang Cup Seri XII merupakan ajang olahraga yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan semangat sportivitas, serta memperkuat sinergitas antara insan pers, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Ketapang.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Ketapang Kompol Hoerrudin menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah sukses menginisiasi kegiatan positif ini. Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kebugaran jasmani, tetapi juga menjadi media yang efektif dalam membangun kebersamaan, persaudaraan, dan kekompakan di tengah masyarakat.

"Mewakili Kapolres Ketapang, kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya Turnamen Futsal Jurnalis Ketapang Cup Seri XII. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Jadikan turnamen ini sebagai momentum untuk mempererat sinergi dan kolaborasi antar seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Kabupaten Ketapang," ujar Wakapolres.

Pembukaan turnamen ditandai dengan seremoni pembukaan yang berlangsung penuh semangat dan disambut antusias oleh para peserta maupun penonton yang hadir. Kehadiran unsur Forkopimda dan berbagai tamu undangan menjadi wujud dukungan terhadap kegiatan olahraga yang mampu mempererat hubungan antarinstansi dan masyarakat.

Polres Ketapang mendukung penuh setiap kegiatan positif yang dapat memperkuat persatuan, meningkatkan semangat kebersamaan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Melalui kegiatan seperti Turnamen Futsal Jurnalis Ketapang Cup Seri XII ini, diharapkan terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin erat antara Polri, pemerintah daerah, insan pers, dan seluruh lapisan masyarakat.

Sumber: humpol

Selasa, 14 Juli 2026

Pemkab Ketapang Luncurkan Layanan Cetak Dokumen Kependudukan di MPP, KTP Perubahan Data Selesai 5–10 Menit

Bupati Ketapang Alexander Wilyo meninjau sekaligus meresmikan layanan pencetakan dokumen kependudukan di Mal Pelayanan Publik (MPP) 13/7/2026

Anantapost.com
- Ketapang. Pemerintah Kabupaten Ketapang terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satunya dengan meluncurkan layanan pencetakan dokumen kependudukan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Ketapang yang berlokasi di Gedung Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Lapangan Sepakat, Senin (13/7/2026).

Melalui layanan baru ini, masyarakat kini dapat mencetak berbagai dokumen administrasi kependudukan, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), serta dokumen kependudukan lainnya langsung di MPP tanpa harus kembali ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Peresmian layanan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang dan Kepala Disdukcapil.
Dalam sambutannya, Alexander menegaskan bahwa pemerintah memiliki kewajiban menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah dijangkau, dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat.

"Saya mengapresiasi Disdukcapil yang terus berbenah. Pelayanan pemerintah memang harus seperti ini, yang jauh kita dekatkan, yang sulit kita permudah, yang lemah kita perkuat, dan yang rumit kita sederhanakan. Pemerintah harus hadir menjadi solusi dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Alexander.

Ia menilai keberhasilan birokrasi diukur dari kualitas pelayanan yang diterima masyarakat. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta terus meningkatkan kinerja agar visi Kabupaten Ketapang yang maju dan berkeadilan dapat terwujud.

"Semua perangkat daerah pada dasarnya adalah pelayan masyarakat. Jika kinerja ASN semakin baik, maka pelayanan publik juga akan semakin baik. Dari situlah kepercayaan masyarakat kepada pemerintah akan tumbuh," katanya.

Bupati juga meminta Disdukcapil aktif mendampingi setiap kunjungan pemerintah daerah ke desa maupun kecamatan dengan membuka layanan administrasi kependudukan di lokasi.

"Saya ingin setiap kali pemerintah turun ke desa atau kecamatan, Disdukcapil juga hadir memberikan pelayanan. Kita ini adalah pelayan masyarakat dan harus benar-benar hadir di tengah mereka," tegasnya.

Menurut Alexander, pelayanan yang mudah diakses tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga mengurangi biaya yang harus dikeluarkan masyarakat.

"Kalau masyarakat merasa terbantu, mereka tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan ataupun membuang waktu. Itu yang kita harapkan, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat kehadiran pemerintah," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Ketapang, Rudy, mengatakan inovasi tersebut lahir setelah pihaknya mengevaluasi pelayanan yang selama ini diberikan di MPP.

Sebelumnya, masyarakat hanya bisa melakukan perekaman KTP atau KIA di MPP, sedangkan dokumen yang sudah selesai tetap harus diambil di kantor Disdukcapil. Kondisi itu dinilai kurang efektif karena warga harus berpindah lokasi.

"Tugas utama kami adalah memberikan pelayanan yang cepat dan mudah. Karena itu kami melakukan perubahan sehingga masyarakat tidak lagi harus bolak-balik hanya untuk mengambil dokumen yang sudah selesai dicetak," jelas Rudy.

Kini, dengan adanya petugas khusus pencetakan dokumen di MPP, masyarakat dapat langsung menerima dokumen yang telah selesai diproses.

Ia menjelaskan, untuk dokumen yang hanya mengalami perubahan data dan tidak memerlukan validasi dari pemerintah pusat, proses pencetakan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar lima hingga sepuluh menit.

"Khusus KTP maupun KIA yang hanya perubahan data, prosesnya bisa ditunggu sekitar lima sampai sepuluh menit," katanya.

Sedangkan bagi warga yang melakukan perekaman KTP elektronik baru, waktu penyelesaian relatif lebih lama karena harus melalui proses validasi dan verifikasi dari pemerintah pusat.

"Untuk perekaman KTP baru biasanya membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam karena masih menunggu proses validasi dari pusat," ujarnya.

Agar masyarakat tidak perlu bolak-balik ke kantor pelayanan, Disdukcapil juga menyediakan layanan notifikasi melalui WhatsApp. Setelah dokumen selesai dicetak, petugas akan menghubungi pemohon sehingga mereka cukup datang sekali untuk mengambil dokumen.

Tak hanya meningkatkan pelayanan di MPP, Disdukcapil juga memperluas jangkauan pelayanan hingga ke kecamatan. Bahkan, bagi warga lanjut usia (lansia) maupun penyandang disabilitas yang berada di Kecamatan Delta Pawan, Benua Kayong, dan Muara Pawan, dokumen kependudukan akan diantarkan langsung ke rumah.

"Untuk lansia dan penyandang disabilitas, kami siap mengantarkan dokumen langsung ke rumah selama masih berada di tiga kecamatan tersebut," kata Rudy.

Sementara bagi masyarakat di kecamatan lain, dokumen dapat dititipkan melalui camat atau kepala desa apabila pemohon tidak dapat mengambilnya secara langsung.
Saat ini Disdukcapil telah menyediakan perangkat perekaman kependudukan di sembilan kecamatan. Ke depan, layanan akan semakin diperluas dengan penempatan mesin cetak dokumen di sejumlah wilayah strategis sesuai arahan Bupati Ketapang.

Empat kecamatan yang diprioritaskan adalah Air Upas, Tumbang Titi, Sandai, dan Balai. Pada tahap awal, dua unit mesin cetak akan ditempatkan di Kecamatan Air Upas dan Balai.

"Harapan kami, masyarakat yang tinggal jauh dari Kota Ketapang nantinya tidak perlu lagi datang ke ibu kota kabupaten hanya untuk mencetak dokumen kependudukan," ungkap Rudy.

Ia menambahkan, operator mesin cetak nantinya berasal dari pegawai kecamatan yang dialihkan statusnya menjadi pegawai Disdukcapil sesuai ketentuan, sehingga seluruh proses pencetakan, verifikasi, dan validasi tetap memenuhi standar pelayanan administrasi kependudukan.

Menutup keterangannya, Rudy mengimbau masyarakat mengurus sendiri dokumen kependudukan tanpa melalui perantara karena seluruh layanan administrasi kependudukan diberikan secara gratis.

"Kami mengajak masyarakat mengurus dokumen secara langsung. Semua layanan administrasi kependudukan tidak dipungut biaya. Gratis, lebih mudah, dan sekarang juga jauh lebih cepat," pungkasnya.***(jok

Bupati Ketapang dan Laskar Jagadilaga Sepakat Perkuat Kolaborasi untuk Masyarakat

Poto Bersama Bupati Alexander Wilyo dengan Laskar Jagadilaga di Pendopo Bupati Ketapang. 

Anantapost.com - Ketapang. Bupati Ketapang Alexander Wilyo menerima audiensi jajaran Laskar Jagadilaga di Pendopo Bupati Ketapang, Senin (13/7/2026) siang. 

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai upaya mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dengan organisasi kemasyarakatan.

Rombongan Laskar Jagadilaga dipimpin langsung oleh Panglima Besar Laskar Jagadilaga, Daniel. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Bupati Alexander Wilyo yang didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Dalam kesempatan tersebut, Alexander Wilyo menyampaikan harapannya agar Laskar Jagadilaga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Ketapang.

" Saya menyambut baik kehadiran Laskar Jagadilaga. Saya berharap organisasi ini dapat mengambil peran positif dan menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Ketapang," Ucap Alex.

Ia juga mengajak seluruh anggota Laskar Jagadilaga untuk terus menjalin komunikasi, memperkuat persatuan, serta bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga kondusivitas daerah.

"Mari kita bahu-membahu bersama pemerintah daerah menjaga kondusivitas, memperkuat persatuan, serta bersama-sama memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Ketapang," ujarnya.

Sementara itu, Panglima Besar Laskar Jagadilaga, Daniel, mengucapkan terima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Ketapang terhadap keberadaan organisasinya.

Menurut Daniel, audiensi tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Laskar Jagadilaga dengan pemerintah daerah sehingga dapat bersama-sama menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

" Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ketapang beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang yang telah menerima kami dengan sangat baik. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkarya bagi masyarakat," kata Daniel.

Daniel juga mengungkapkan bahwa Laskar Jagadilaga akan menggelar deklarasi sekaligus pelantikan kepengurusan pada Sabtu, 18 Juli 2026 malam, di Pendopo Bupati Ketapang.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum lahirnya organisasi yang siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

" Insyaallah deklarasi dan pelantikan Laskar Jagadilaga akan kami laksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2026 malam di Pendopo Bupati Ketapang. Kami berharap kegiatan ini menjadi awal pengabdian Laskar Jagadilaga untuk ikut menjaga persatuan, kondusivitas, serta mendukung pembangunan di Kabupaten Ketapang," ungkapnya.

Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan Laskar Jagadilaga dalam mewujudkan daerah yang aman, damai, dan semakin maju.***(red

Senin, 13 Juli 2026

Polsek Muara Pawan Gencarkan Sosialisasi Cegah Karhutla, Warga Diajak Aktif Laporkan Titik Api

Personel Polsek Muara Pawan menggelar sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada warga. 

Anantapost.com - Ketapang. Memasuki musim kemarau, jajaran Polres Ketapang terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar sosialisasi kepada masyarakat oleh personel Polsek Muara Pawan di sejumlah wilayah hukum setempat, Senin (13/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya karhutla yang tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan, aktivitas ekonomi, hingga keselamatan warga.

Dalam sosialisasi tersebut, personel Polsek Muara Pawan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Warga juga diminta lebih waspada terhadap potensi munculnya kebakaran, terutama saat cuaca panas dan kondisi lahan mulai mengering.

Selain memberikan edukasi secara langsung, petugas mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api ataupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Langkah cepat tersebut dinilai penting agar api dapat segera dipadamkan sebelum meluas.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Muara Pawan IPDA Eko Astower, S.E., mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi merupakan bagian dari langkah preventif yang terus dilakukan kepolisian untuk meminimalisasi risiko terjadinya karhutla.

"Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kami mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api sehingga dapat ditangani sedini mungkin," ujar IPDA Eko Astower.

Ia menambahkan, kerja sama antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi menimbulkan kabut asap serta kerugian lingkungan maupun ekonomi.

"Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan di sekitarnya. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah kebakaran terjadi. Dengan sinergi yang baik, kita dapat menjaga Kecamatan Muara Pawan tetap aman, hijau, dan bebas dari karhutla," pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Ketapang berharap kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama musim kemarau.

Sumber: humpol

Lewat Gerakan GAMAS, Bupati Ketapang Dorong Ayah Lebih Aktif Dampingi Pendidikan Anak

Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengantar putranya ke sekolah pada hari pertama Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai wujud dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS), sekaligus mengajak para ayah lebih aktif mendampingi pendidikan anak.

Anantapost.com - Ketapang. Pengenalan tahun ajaran baru 2026/2027 di Kabupaten Ketapang diwarnai ajakan dari Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, agar para ayah turut mengambil peran lebih besar dalam mendampingi pendidikan anak. Salah satu bentuk sederhana yang didorong adalah mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk.

Ajakan tersebut diwujudkan melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang dilaksanakan pada Senin (13/7/2026). Pada kesempatan itu, Alexander Wilyo juga memberikan contoh dengan mengantar kedua anaknya, Aldric Shankara Domong Alexander dan Amethya Rashi Gloria, menuju sekolah.
Bupati menilai, di tengah kesibukan mencari nafkah, seorang ayah tetap dapat menyisihkan waktu untuk hadir dalam momen-momen penting kehidupan anak. Menurutnya, perhatian sederhana seperti mengantar ke sekolah memiliki makna yang besar bagi perkembangan emosional dan semangat belajar anak.

"Hari ini saya berkesempatan mengantar putra-putri saya, Aldric Shankara Domong Alexander dan Amethya Rashi Gloria, ke sekolah. Momen sederhana ini menjadi pengingat bahwa pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga dimulai dari perhatian dan keterlibatan orang tua di rumah," ujar Alexander Wilyo.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada proses belajar di sekolah, tetapi juga ditentukan oleh dukungan keluarga. Karena itu, keterlibatan ayah dinilai mampu memberikan rasa aman, motivasi, sekaligus membangun kedekatan emosional dengan anak.

"Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah ini, saya mengajak seluruh ayah di Kabupaten Ketapang untuk meluangkan waktu mendampingi anak-anaknya. Kehadiran kita, meski hanya beberapa menit, dapat menjadi kenangan berharga sekaligus penyemangat bagi mereka dalam meraih cita-cita," katanya.

Alexander berharap GAMAS tidak hanya menjadi kegiatan seremonial di hari pertama sekolah, tetapi dapat menumbuhkan budaya keterlibatan ayah dalam setiap tahapan tumbuh kembang anak. Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kehidupan, dan menjadi fondasi utama bagi masa depan generasi muda.

Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk terus membangun sinergi dengan pihak sekolah agar proses pendidikan berjalan optimal, sehingga anak-anak Ketapang dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.***(red


Banner Promosi
Banner Promosi