Ikuti kami:
Bupati Ketapang mengukuhkan anggota Paskibraka 2026 sebagai duta terbaik daerah untuk mengemban amanah Merah Putih.
Anantapost.com - Ketapang. Sebanyak 27 pelajar terbaik dari berbagai SMA dan SMK sederajat di Kabupaten Ketapang resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Ketapang Tahun 2026.
Pengukuhan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Sabtu (15/8/2026), menjelang pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dari 27 anggota yang dikukuhkan, sebanyak 21 merupakan putra dan enam putri. Mereka akan mengemban tugas penting dalam pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih pada rangkaian upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo memimpin langsung prosesi pengukuhan. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas seremonial, tetapi merupakan amanah sekaligus kehormatan yang membawa tanggung jawab besar.
“Pengukuhan hari ini bukan sekadar seremoni. Di balik prosesi ini terdapat tanggung jawab, kehormatan, dan kepercayaan besar yang diberikan kepada anak-anak terbaik Kabupaten Ketapang,” ujar Alexander Wilyo.
Menurutnya, tugas mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih yang secara teknis hanya berlangsung dalam waktu singkat memiliki makna yang jauh lebih besar. Sang Merah Putih, kata dia, merupakan simbol kehormatan, persatuan, perjuangan dan kedaulatan bangsa Indonesia.
Karena itu, para anggota Paskibraka diminta menjalankan tugas dengan penuh kedisiplinan, tanggung jawab dan rasa cinta terhadap Tanah Air.
Bupati juga menilai proses seleksi, latihan dan pembinaan yang dijalani para anggota Paskibraka merupakan bagian dari pendidikan karakter bagi generasi muda.
Ia berharap pengalaman tersebut tidak berhenti setelah tugas Paskibraka selesai, tetapi dapat menjadi bekal dalam menempuh pendidikan, membangun karier serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah.
“Jangan sampai nilai-nilai tersebut berhenti setelah tugas Paskibraka selesai. Jadikan pengalaman dan proses yang kalian jalani sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan, membangun karier, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, daerah dan bangsa,” tegasnya.
Alexander juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan dan motivasi kepada putra-putrinya. Penghargaan serupa disampaikan kepada para pelatih, pembina dan panitia yang telah bekerja mempersiapkan para calon pengibar bendera tersebut.
Ia berpesan agar seluruh anggota Paskibraka menjaga kepercayaan yang telah diberikan dengan tetap rendah hati serta konsisten menerapkan kedisiplinan dan tanggung jawab.
“Berdirilah tegak dengan penuh kebanggaan, langkahkan kaki dengan penuh keyakinan, dan kibarkan Merah Putih dengan segenap jiwa dan cinta kepada Indonesia,” pesan Alexander.
Usai prosesi pengukuhan, para anggota Paskibraka bersama Bupati Ketapang, Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tamu undangan mengikuti sesi foto bersama.
Suasana kemudian berlangsung lebih santai ketika para anggota Paskibraka menampilkan atraksi dan hiburan. Penampilan tersebut menunjukkan sisi lain para pelajar yang tidak hanya ditempa melalui kedisiplinan dan latihan fisik, tetapi juga memiliki kreativitas serta semangat kebersamaan.
Dengan dikukuhkannya 27 anggota Paskibraka tersebut, mereka kini bersiap menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati berharap seluruh rangkaian pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dapat berlangsung lancar, tertib dan khidmat.
“Menjadi Paskibraka bukan sekadar tentang berdiri tegak di hadapan Sang Merah Putih. Ini tentang belajar memikul amanah, menghargai perjuangan para pahlawan, menjaga persatuan, menempa kedisiplinan dan menumbuhkan keberanian untuk menjadi pemimpin masa depan,” katanya.
Ia berharap dari barisan Paskibraka tersebut kelak lahir generasi muda berkarakter yang mampu mengambil peran dalam pembangunan dan mengabdikan diri bagi masyarakat, Kabupaten Ketapang dan Indonesia.***(jok)
REKOMENDASI
- Memuat artikel...