Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Advertisement
Tampilkan postingan dengan label alexanderwilyo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alexanderwilyo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Agustus 2026

Bupati Ketapang Sampaikan Duka Mendalam atas Korban Jiwa Karhutla di Jalan Pelang, Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan

Turut berduka cita atas wafatnya Taufik Hidayat, korban karhutla di Pelang. Semoga husnul khatimah dan keluarga diberi ketabahan.

Anantapost.com – Ketapang. Bupati Ketapang menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Taufik Hidayat, korban musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Jalan Pelang, Kabupaten Ketapang.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang dan seluruh masyarakat, Bupati menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.

"Saya, Bupati Ketapang, mewakili seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang, mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum Taufik Hidayat. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan," ujar Bupati Ketapang.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu meluasnya titik api.

Menurutnya, karhutla tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan dan kabut asap, tetapi juga dapat mengancam keselamatan masyarakat hingga menyebabkan korban jiwa.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karhutla bukan hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa. Pencegahan adalah tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Ketapang terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait dalam upaya penanganan kebakaran yang masih berlangsung. Sejumlah personel dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, hingga unsur terkait lainnya tetap disiagakan untuk melakukan pemadaman, pencarian, evakuasi, serta langkah-langkah penanggulangan di lokasi terdampak.

"Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama seluruh unsur terkait akan terus bekerja maksimal dalam penanganan karhutla. Kami berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan tidak lagi menimbulkan korban jiwa," tutup Bupati.***(jok) 

Rabu, 22 Juli 2026

Bupati Ketapang Minta Pertamina Tambah Pasokan, Pemkab Gerak Cepat Atasi Kelangkaan BBM

Bupati Ketapang Alexander Wilyo bertemu jajaran Pertamina Patra Niaga Kalbar guna membahas percepatan distribusi dan penambahan pasokan BBM demi mengatasi kelangkaan yang terjadi di Kabupaten Ketapang.

Anantapost.com - Ketapang. Pemerintah Kabupaten Ketapang mengambil langkah cepat menyikapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut memicu antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akibat terbatasnya pasokan Pertalite maupun Pertamax.

Untuk mempercepat penanganan persoalan tersebut, Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengirimkan surat resmi kepada PT Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, serta seluruh pengelola SPBU di wilayah Kabupaten Ketapang.
Melalui surat tersebut, pemerintah daerah meminta agar distribusi BBM segera dipercepat dan pasokan ke seluruh SPBU ditambah sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

Bupati Alexander Wilyo mengatakan, keterbatasan stok BBM telah memberikan dampak terhadap berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas warga, kegiatan usaha, hingga distribusi barang dan jasa di Kabupaten Ketapang.

"Kami meminta Pertamina Patra Niaga segera menambah alokasi pasokan sekaligus mempercepat distribusi BBM ke seluruh SPBU, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterlambatan pasokan. Kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas," tegas Alexander Wilyo.

Selain meminta tambahan pasokan, Pemkab Ketapang juga menginstruksikan seluruh pengelola SPBU agar menjalankan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku, menjaga ketersediaan stok, serta menyalurkan BBM secara tertib, tepat sasaran, dan sesuai harga eceran resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Untuk memastikan langkah tersebut berjalan efektif, Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan melakukan pemantauan secara berkelanjutan serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga kondisi distribusi kembali normal.
Di sisi lain, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying karena dapat memperparah kondisi di lapangan.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pemerintah terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan agar pasokan segera kembali normal sehingga aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan mobilitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa," ujar Bupati.

Pemkab Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelesaian persoalan kelangkaan BBM melalui koordinasi intensif dengan PT Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, serta seluruh pengelola SPBU, sehingga distribusi energi di Kabupaten Ketapang dapat segera pulih dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.***(red


Selasa, 14 Juli 2026

Bupati Ketapang dan Laskar Jagadilaga Sepakat Perkuat Kolaborasi untuk Masyarakat

Poto Bersama Bupati Alexander Wilyo dengan Laskar Jagadilaga di Pendopo Bupati Ketapang. 

Anantapost.com - Ketapang. Bupati Ketapang Alexander Wilyo menerima audiensi jajaran Laskar Jagadilaga di Pendopo Bupati Ketapang, Senin (13/7/2026) siang. 

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai upaya mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dengan organisasi kemasyarakatan.

Rombongan Laskar Jagadilaga dipimpin langsung oleh Panglima Besar Laskar Jagadilaga, Daniel. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Bupati Alexander Wilyo yang didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Dalam kesempatan tersebut, Alexander Wilyo menyampaikan harapannya agar Laskar Jagadilaga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Ketapang.

" Saya menyambut baik kehadiran Laskar Jagadilaga. Saya berharap organisasi ini dapat mengambil peran positif dan menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Ketapang," Ucap Alex.

Ia juga mengajak seluruh anggota Laskar Jagadilaga untuk terus menjalin komunikasi, memperkuat persatuan, serta bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga kondusivitas daerah.

"Mari kita bahu-membahu bersama pemerintah daerah menjaga kondusivitas, memperkuat persatuan, serta bersama-sama memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Ketapang," ujarnya.

Sementara itu, Panglima Besar Laskar Jagadilaga, Daniel, mengucapkan terima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Ketapang terhadap keberadaan organisasinya.

Menurut Daniel, audiensi tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Laskar Jagadilaga dengan pemerintah daerah sehingga dapat bersama-sama menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

" Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ketapang beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang yang telah menerima kami dengan sangat baik. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkarya bagi masyarakat," kata Daniel.

Daniel juga mengungkapkan bahwa Laskar Jagadilaga akan menggelar deklarasi sekaligus pelantikan kepengurusan pada Sabtu, 18 Juli 2026 malam, di Pendopo Bupati Ketapang.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum lahirnya organisasi yang siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

" Insyaallah deklarasi dan pelantikan Laskar Jagadilaga akan kami laksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2026 malam di Pendopo Bupati Ketapang. Kami berharap kegiatan ini menjadi awal pengabdian Laskar Jagadilaga untuk ikut menjaga persatuan, kondusivitas, serta mendukung pembangunan di Kabupaten Ketapang," ungkapnya.

Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan Laskar Jagadilaga dalam mewujudkan daerah yang aman, damai, dan semakin maju.***(red

Sabtu, 04 April 2026

Peresmian Jalan Pelang Jadi Momentum Percepat Mobilitas dan Distribusi Hasil Daerah

Bupati Ketapang Alexander Wilyo secara simbolis menggunting pita sebagai tanda diresmikannya peningkatan Ruas Jalan Pelang–Sungai Kepuluk, Sabtu (4/4/2026). Peresmian ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Anantapost.com
- Ketapang. Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi membuka penggunaan ruas Jalan Pelang–Sungai Kepuluk, Sabtu (4/4/2026). Peresmian difokuskan pada segmen Sta 15+037 hingga Sta 15+397 yang berada di kawasan Café Merah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa peningkatan jalan sepanjang hampir 400 meter itu dibangun dengan konstruksi yang dirancang kokoh agar mampu bertahan dalam jangka panjang. Ia menilai, keberadaan jalan tersebut menjadi salah satu elemen penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Ketapang.

Ruas ini diketahui memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung utama dari sejumlah kecamatan menuju kawasan pesisir maupun pusat Kota Ketapang. Sebaliknya, akses ini juga mempermudah mobilitas dari kota menuju wilayah kecamatan.

Selama ini, jalur Pelang–Sungai Kepuluk–Batu Tajam menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, mulai dari distribusi logistik, pengangkutan hasil perkebunan dan pertanian, hingga menunjang pergerakan ekonomi warga.

“Kita berharap dengan kondisi jalan yang semakin baik, pertumbuhan ekonomi masyarakat juga akan meningkat. Saya mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur ini,” ujar Alexander Wilyo.

Ia menegaskan, pembangunan jalan tidak hanya berfokus pada kelancaran transportasi, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Akses yang lebih baik dinilai akan mempercepat distribusi hasil usaha serta mempermudah jangkauan ke layanan pendidikan dan kesehatan.
Namun demikian, Bupati juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan. Perbedaan elevasi antara badan jalan baru dengan area sekitar dinilai berpotensi menimbulkan risiko bagi pengguna jalan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintas, terutama di titik-titik yang masih memiliki perbedaan ketinggian,” tegasnya.

Selain itu, pengendalian tonase kendaraan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Jalan kabupaten tersebut memiliki batas maksimal beban sebesar 8 ton.

Untuk memastikan aturan tersebut dipatuhi, Bupati menginstruksikan Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta aparat desa agar melakukan pengawasan ketat, termasuk pemasangan rambu-rambu sebagai langkah preventif.
Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga telah mengusulkan pembangunan jembatan timbang di kawasan Jalan Pelang kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

“Kita ingin jalan ini dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Karena itu, kepatuhan terhadap batas tonase menjadi kunci agar kualitas jalan tetap terjaga,” tambahnya.

Peresmian ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Ketapang, jajaran OPD teknis seperti DPUTR, Dishub, dan Satpol PP, serta para camat, kepala desa, tokoh masyarakat, perwakilan perusahaan, dan insan pers.
Usai kegiatan, rombongan Bupati melanjutkan agenda ke Kecamatan Sungai Melayu Rayak untuk meresmikan TPA Jami’ Al-Muttaqin. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menghadiri acara selapanan dan halal bihalal bersama masyarakat Sungai Melayu Baru serta warga Nahdliyyin MWCNU setempat.

Momentum tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan pasca perayaan Idulfitri.

Editor: jok

Senin, 16 Maret 2026

Cegah Panic Buying, Bupati Ketapang Imbau Warga Tenang Soal Stok BBM dan Sembako

Bupati Ketapang Alexander Wilyo didampingi Ketua DPRD Ketapang memberikan keterangan kepada awak media usai rapat koordinasi terkait ketersediaan BBM, LPG, dan bahan pokok menjelang Idul Fitri 2026 di Kantor DPRD Ketapang.

Anantapost.com
- Ketapang. Pemerintah Kabupaten Ketapang memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), LPG, serta bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Ketapang juga akan memperpanjang jam operasional hingga malam hari.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan energi maupun bahan pangan, karena stok yang tersedia saat ini masih mencukupi.
“Ketersediaan BBM dan bahan makanan pokok kita menjelang Lebaran dalam kondisi aman,” kata Alexander Wilyo saat konferensi pers bersama pihak Pertamina, Hiswana Migas, Bulog, serta Ketua DPRD di Kantor DPRD Ketapang, Senin (16/3/2026) pagi.

Ia kembali menekankan bahwa distribusi BBM dan LPG di wilayah Ketapang masih berjalan normal dan terkendali. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Sekali lagi saya sampaikan kalau stok BBM dan LPG di Ketapang dalam kondisi aman. Karena itu masyarakat kami harap tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying,” ujarnya.

Menurut Alexander, pihak Pertamina bersama Hiswana Migas telah menyampaikan bahwa SPBU di Ketapang akan memperpanjang jam pelayanan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Tadi juga sudah disampaikan oleh pihak Pertamina dan Hiswana Migas kalau SPBU di Ketapang mulai hari ini, 16 Maret 2026, akan buka sampai malam hingga Lebaran nanti,” jelasnya.

Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh isu kelangkaan yang dapat memicu kepanikan.

“Jadi tidak perlu ada panic buying karena stok BBM kita aman di Ketapang. Kita bisa lihat sendiri kondisinya tidak seperti di beberapa daerah lain,” tambahnya.

Bupati juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Selain itu, ia meminta pengelola SPBU, agen, dan pangkalan LPG untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan distribusi berjalan sesuai aturan.

“Saya menghimbau kepada pihak SPBU, agen, dan pangkalan LPG untuk memberikan pelayanan yang prima dalam menyalurkan BBM dan LPG kepada masyarakat serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat umum,” tegasnya.

Pengawasan distribusi di lapangan juga akan diperketat dengan melibatkan aparat penegak hukum bersama Pertamina Patra Niaga.

“Kepada rekan-rekan aparat penegak hukum serta Pertamina Patra Niaga agar mengambil langkah-langkah sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran dalam proses penyaluran BBM dan LPG,” katanya.

Selain memastikan pasokan energi, pemerintah daerah juga memantau ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri agar tetap stabil.
“Sekali lagi kondisi kita sampai hari ini masih aman, termasuk sembako,” ujar Alexander.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah hingga pemerintah kecamatan dan desa untuk aktif memantau perkembangan stok dan harga kebutuhan pokok di wilayah masing-masing.

“Kepada pihak terkait termasuk jajaran camat dan kepala desa agar selalu melakukan pemantauan terhadap perkembangan stok dan ketersediaan barang kebutuhan pokok serta segera melaporkan kepada instansi terkait apabila ada potensi gangguan distribusi atau kenaikan harga yang tidak wajar,” ungkapnya.

Selain pengawasan, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan.

“Saya juga minta kepada jajaran pemerintah daerah, para camat, kades, dan lurah agar ikut menjaga kondusivitas masyarakat di wilayah masing-masing serta memberikan informasi bahwa ketersediaan BBM, LPG, dan kebutuhan pokok di Ketapang dalam kondisi aman,” pungkasnya.***(jok) 

Kamis, 12 Maret 2026

Buka Puasa HUT Ketapang ke-608, Bupati: Ketapang Rumah Besar Kita Bersama

Bupati Ketapang Alexander Wilyo ( Tengah) memotong tumpeng sebagai simbol rasa syukur dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Ketapang ke-608, saat acara buka puasa bersama yang digelar di Pendopo Bupati Ketapang

Anantapost.com
- Ketapang. Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar kegiatan buka puasa bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Ketapang ke-608 tahun. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Ketapang pada Rabu (11/3/2026) dan menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Suasana acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Ketapang.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang daerah yang kini telah memasuki usia 608 tahun. Menurutnya, usia tersebut mencerminkan bahwa Ketapang memiliki sejarah panjang serta kontribusi penting dalam perkembangan wilayah di Kalimantan Barat.

“Pada tanggal 11 Maret 2026 ini Kabupaten Ketapang genap berusia 608 tahun. Ini merupakan perjalanan yang sangat panjang. Bahkan di Kalimantan Barat, Ketapang termasuk salah satu daerah yang memiliki sejarah cukup tua,” ujar Alex.

Ia menambahkan, berbagai kemajuan pembangunan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil dari perjuangan panjang para tokoh dan leluhur yang telah meletakkan dasar pembangunan daerah sejak masa lampau.
Karena itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melupakan jasa para pendahulu sekaligus melanjutkan perjuangan mereka dalam mewujudkan Ketapang yang semakin maju.

“Kita harus selalu mengingat perjuangan para leluhur dan tokoh terdahulu yang telah membangun Ketapang hingga seperti sekarang. Tugas kita adalah melanjutkan perjuangan tersebut agar Ketapang semakin berkembang,” katanya.

Selain itu, Alex juga menekankan pentingnya kebersamaan dan semangat gotong royong dalam mendorong pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kemajuan Ketapang tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah semata, tetapi membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat.

“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Oleh karena itu, membangun daerah ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat Ketapang,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba Desain Logo Hari Jadi Ketapang ke-608. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Ketapang turut menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Kalbar sebesar Rp25 juta kepada Masjid Baiturrahim di Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan.

Tak hanya itu, santunan juga diberikan kepada 34 anak sebagai bentuk kepedulian sosial dalam momentum peringatan hari jadi daerah.

Bupati mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk berbagi dengan masyarakat.

“Peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga kesempatan untuk berbagi dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Alex menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Hari Jadi Ketapang tahun ini dilaksanakan secara lebih sederhana karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kesederhanaan tersebut tidak mengurangi makna dari peringatan hari jadi daerah.

“Kegiatan kita laksanakan secara sederhana karena bertepatan dengan Ramadan, namun makna dan hikmah dari peringatan hari jadi tetap kita jaga,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah agenda lain seperti ziarah serta berbagai perlombaan akan digelar setelah Hari Raya Idulfitri. Pemerintah daerah juga berencana mengadakan kegiatan halal bihalal bersama masyarakat yang akan diisi dengan pertunjukan seni dan budaya dari berbagai suku di Kabupaten Ketapang.

Menutup sambutannya, Bupati kembali mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Ketapang ini milik kita bersama. Mari kita jaga, rawat, dan bangun daerah ini dengan semangat persatuan dan gotong royong agar Ketapang semakin maju, mandiri, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.***(jok) 

Minggu, 22 Februari 2026

Safari Ramadan 1447 H, Pemkab Ketapang Perkuat Komitmen Infrastruktur dan Pendidikan

Bupati Ketapang menyampaikan sambutan pada Safari Ramadan 1447 H di Masjid Besar Al Hidayah, Desa Titi Baru, Kecamatan Tumbang Titi, Minggu (22/2/20

Anantapost.com
- Ketapang. Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Kabupaten Ketapang yang digelar di Masjid Besar Al Hidayah, Desa Titi Baru, Kecamatan Tumbang Titi, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus momentum menyampaikan arah serta komitmen pembangunan yang inklusif dan merata.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membantu panitia dan pengurus masjid menuntaskan proses pembebasan lahan halaman Masjid Besar Al Hidayah yang hingga kini belum rampung.

“Pemerintah daerah akan berupaya memberikan dukungan agar proses ini dapat segera diselesaikan. Sehingga Masjid Besar Al Hidayah sebagai pusat ibadah dan kegiatan umat semakin nyaman dan representatif,” tegas Bupati.

Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, Bupati memastikan roda pembangunan terus berjalan sesuai visi mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

“Pembangunan harus dirasakan seluruh masyarakat, hingga ke desa-desa,” ujarnya.

Ia menyebut sektor infrastruktur masih menjadi prioritas, termasuk peningkatan ruas Jalan Pelang yang dinilai strategis dalam mendukung mobilitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga terus memperkuat sektor kesehatan dan pendidikan agar layanan semakin merata dan mudah diakses masyarakat.

“Program bantuan buku dan seragam sekolah gratis tetap kami jalankan sebagai bagian dari upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), sekaligus mendorong lahirnya SDM yang unggul dan berdaya saing,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah.

“Saya berkomitmen menjadi pemimpin yang adil bagi seluruh suku dan agama. Ketapang adalah rumah kita bersama. Dengan kebersamaan, kita wujudkan Ketapang yang maju, mandiri, dan berkeadilan,” tutup Alexander. 

Editor: jok

Sabtu, 31 Januari 2026

Bupati Ketapang Tegaskan Peran Desa dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

Alexander Wilyo, Ikutu Tanam jagung di Ratu Elok

Anantapost.com
- Ketapang. Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si turut hadir dalam kegiatan Penanaman Jagung sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan yang digelar di Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata, pada Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal, sekaligus menegaskan bahwa sektor pertanian masih memegang peranan strategis dalam menopang perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Ratu Elok atas inisiatifnya menjalankan program ketahanan pangan melalui budidaya jagung sesuai dengan kebijakan pemerintah.
Ia menyebutkan bahwa Desa Ratu Elok tercatat sebagai desa pertama di Kecamatan Manis Mata yang memulai kegiatan penanaman jagung. Karena itu, Bupati berharap langkah tersebut dapat menjadi percontohan dan memotivasi desa-desa lain untuk melakukan hal serupa.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kerja sama dan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat keamanan, hingga masyarakat dan para petani, guna menciptakan ketahanan pangan yang berkesinambungan.

“Saya mendorong seluruh kepala desa agar dapat menginisiasi program penanaman serupa sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan, sehingga dapat mendukung kemandirian dan kedaulatan pangan nasional,” tegasnya.***(Jok) 

Pelantikan Kades PAW Asam Jelai, Bupati Ketapang Dorong Pemerintahan Desa Lebih Efektif

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo Ketika melantik  kades Desa Asam Besar
Anantapost.com - Ketapang. Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., kembali melantik Kepala Desa hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) Desa Asam Jelai, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Selasa (27/1/2026). Prosesi pelantikan digelar di Kantor Kecamatan Jelai Hulu dan berlangsung tertib serta penuh khidmat.

Dalam arahannya, Bupati Ketapang menekankan bahwa Kepala Desa PAW memiliki peran strategis dalam melanjutkan roda pemerintahan dan pembangunan desa. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas pemerintahan serta mempererat persatuan masyarakat pasca pelaksanaan PAW.
Menurutnya, jabatan kepala desa bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan komitmen tinggi. Bupati berharap kepala desa yang baru dilantik mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menerapkan prinsip keterbukaan dan pertanggungjawaban dalam pengelolaan pemerintahan desa.

Bupati Alexander Wilyo juga menyoroti pentingnya kerja sama yang solid antara kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, dan seluruh komponen masyarakat. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga.

Ia mengajak seluruh unsur desa untuk membangun komunikasi yang harmonis dan saling mendukung. Dengan kolaborasi yang kuat, program pembangunan desa diyakini dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Asam Jelai.

Acara pelantikan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Jelai Hulu, perwakilan OPD terkait, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. Rangkaian kegiatan ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan dan penandatanganan dokumen pelantikan.

Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap, melalui pelantikan Kepala Desa PAW ini, penyelenggaraan pemerintahan Desa Asam Jelai dapat berjalan lebih optimal, berkesinambungan, serta responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat.***(jok) 

Rabu, 21 Januari 2026

Dari Batam, Bupati Ketapang Suarakan Kepentingan Daerah di Rakernas APKASI XVII

Bupati Ketapang Ikuti Rakernas APKASI XVII, Bahas Isu Strategis Daerah di Batam

Anantapost.com - Batam. Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-17 Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari di Kota Batam, Selasa (20/1/2026).

Rakernas XVII APKASI mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”. Kegiatan ini menjadi forum strategis konsolidasi pemerintah kabupaten se-Indonesia sekaligus wadah penjaringan aspirasi daerah untuk disinergikan dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

Sebanyak 416 kepala daerah kabupaten dari seluruh Indonesia turut ambil bagian dalam Rakernas ini. Forum tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat konsolidasi organisasi serta menegaskan peran dan fungsi APKASI sebagai wadah resmi pemerintah kabupaten dalam menyuarakan kepentingan daerah di tingkat nasional.

Sejumlah isu strategis daerah dibahas secara komprehensif, di antaranya kewenangan pemerintahan daerah, kepegawaian, kemandirian pangan, roadmap pembangunan berkelanjutan, kebijakan transfer ke daerah, hingga wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Pembahasan menghadirkan narasumber dari kementerian dan lembaga terkait guna memperoleh perspektif kebijakan yang utuh, objektif, dan konstruktif.
Kehadiran Bupati Ketapang dalam Rakernas APKASI XVII ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk terus berperan aktif dalam perumusan kebijakan nasional yang berpihak pada penguatan otonomi daerah serta percepatan pembangunan kabupaten yang berkelanjutan.***(jok) 

Selasa, 23 Desember 2025

Pelantikan 163 PNS Jadi Momentum Penguatan Pelayanan Publik di Ketapang

Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S. STP, saat melantik dan mengambil sumpah jabatan 163 PNS

Anantapost
.com - Ketapang. Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 163 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Pelantikan digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang, Kamis (23/01/2026).
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan birokrasi daerah agar mampu menjalankan fungsi pelayanan publik serta mendukung pembangunan masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo menegaskan bahwa setiap amanah jabatan yang diterima tidak terlepas dari izin dan rida Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, tidak ada satu pun peristiwa di dunia ini yang terjadi tanpa kehendak-Nya, termasuk kepercayaan jabatan yang diemban para pejabat yang dilantik.
Bupati menegaskan bahwa kehadirannya sebagai Bupati Ketapang merupakan amanah rakyat yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan.

“Apa yang saya lakukan merupakan bagian dari ikhtiar untuk mengemban amanah rakyat, bagaimana membangun Kabupaten Ketapang menjadi lebih baik dari segala aspek, sesuai dengan visi pembangunan berkeadilan untuk Ketapang yang maju dan mandiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau rotasi jabatan semata, melainkan bagian dari upaya bersama untuk memastikan birokrasi benar-benar berfungsi sebagai mesin pelayanan publik dan penggerak pembangunan daerah.

“Saya kembali menegaskan bahwa jabatan bukanlah hak, melainkan amanah. Amanah dari rakyat dan pada akhirnya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa. Oleh karena itu, jabatan tidak bisa dipesan, tidak bisa diminta, dan tidak bisa diperjualbelikan. Jabatan harus diisi oleh aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, serta komitmen kerja,” ujarnya.

Dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks dan dinamis, Bupati mengingatkan bahwa birokrasi tidak boleh berjalan di tempat. Menurutnya, aparatur yang lamban harus dipercepat, yang sudah tidak relevan harus diperbaiki, dan pola kerja yang tidak efektif harus ditinggalkan. Aparatur Sipil Negara dituntut untuk adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pendekatan yang digunakan dalam pengisian jabatan adalah pendekatan berbasis kompetensi. Bukan berdasarkan kedekatan, bukan pula karena kepentingan tertentu, melainkan berdasarkan kemampuan, rekam jejak, dan kinerja,” tegas Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh tahapan pengisian jabatan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk melalui proses panjang dengan menunggu terbitnya pertimbangan teknis (pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Saya tegaskan kembali, jabatan tidak bisa diminta atau dipesan. Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya dan sewaktu-waktu dapat dievaluasi apabila tidak dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Bupati memastikan bahwa tidak ada unsur dendam, kepentingan politik, maupun subjektivitas dalam proses penempatan pejabat. Seluruh keputusan diambil secara objektif dan profesional berdasarkan kompetensi dan kinerja.
Selain itu, Bupati mengingatkan seluruh pejabat, termasuk camat dan lurah, agar memiliki kepekaan serta respons cepat terhadap berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat.

“Kita tidak boleh berjarak dengan masyarakat. Pejabat harus hadir, mendengar, dan merespons. Manfaatkan media sosial secara bijak sebagai sarana informasi dan komunikasi kepada masyarakat agar pelayanan publik semakin terbuka, cepat, dan mudah diakses,” ujarnya.

Kepada seluruh pejabat yang dilantik, Bupati berpesan agar bekerja dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan.

“Kepercayaan harus dibuktikan bukan dengan kata-kata, melainkan melalui kerja nyata dan pelayanan yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Bupati mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk menjaga kebersamaan dan soliditas. Ia mengibaratkan Pemkab Ketapang sebagai satu keluarga besar yang hanya dapat bergerak maju apabila seluruh elemen saling mendukung dan berjalan dalam satu arah kebijakan.

Bupati berharap pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat kinerja birokrasi yang profesional, berintegritas, responsif, serta berorientasi pada pelayanan publik dan pembangunan berkeadilan.

“Saya mengajak seluruh aparatur untuk bersama-sama mendukung dan mewujudkan visi pembangunan berkeadilan menuju Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri,” pungkasnya.

Daftar 87 Pejabat Administrator yang Dilantik
Wahyudin, S.E., M.E. – Sekretaris Badan Pendapatan Daerah
Iwan Kusnadi, S.E., M.E. – Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah
M. Junaidi Wiranta, S.Hut., M.Hut. – Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
M.F. Yuliansyah, S.T., M.M. – Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan
Rahmad Rohendi, S.H. – Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Hendrika, S.T., M.M. – Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang
Antonius Bobby, S.T., M.A.P. – Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa
Uti Royten, S.Pd. – Sekretaris Dinas Perhubungan
Drs. Muhammad Syahrul – Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Drs. Sudarto – Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Syarif Mahadi, S.A.P., M.E. – Sekretaris Inspektorat
Sudirman Sinaga, S.KM., M.Kes. – Inspektur Pembantu III
Drs. Nuryono, M.A.P. – Inspektur Pembantu V
Camat: 14. Samson Nopen, S.E., M.A.P. – Camat Air Upas
15. Suryadi, S.Pd. – Camat Delta Pawan
16. Drs. Suparman, M.M. – Camat Benua Kayong
17. Hermansyah Wiran, S.Hut., M.Sos. – Camat Kendawangan
18. Pipensius, S.Pd., M.A.P. – Camat Manis Mata
19. Vitalis Alpha Edyson, S.T. – Camat Marau
20. Markus, S.Pi., M.Sos. – Camat Matan Hilir Selatan
21. Tengku Nurmarudi, S.KM., M.M. – Camat Matan Hilir Utara
22. Abdurani, S.Pd., M.Pd. – Camat Muara Pawan
23. A. Ase, S.Pd.SD. – Camat Sandai
24. Kristina Yesi Winarti, S.E., M.A.P. – Camat Simpang Dua
25. Supardi, S.Pd.SD., M.Sos. – Camat Singkup
26. Donatus Kantek, S.Pd. – Camat Sungai Laur
drg. Basaria Rajagukguk, M.Sos. – Direktur RSUD Dr. Agoesdjam
Remanus Romawi, S.E., M.A.P. – Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja
Pejabat Administrator Sekretariat Daerah dan DPRD: 29. Endo, S.STP., M.M. – Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda
30. Lalu Heru Prihatiandi, S.T., M.T. – Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda
31. Rudi Rifayandi, S.P., M.Si. – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda
32. Luhur Faraytodi, S.Sos., M.A.P. – Kepala Bagian Umum Setda
33. Dicky Anthony Aphen, S.E., M.A.P. – Kepala Bagian Program dan Keuangan Setwan DPRD
Pejabat Administrator Perangkat Daerah: 34. Hairol Raji, S.Pd., M.A.P. – Sekretaris Dinas Perdagangan
35. Leobenus Robert, S.Pd., M.A.P. – Camat Pemahan
36. Mila Novita, S.Kom., M.M. – Kabid Informasi dan Kedudukan Hukum ASN BKPSDM
37. M. Muhardi, S.P. – Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD
38. Agus Ersandi, S.E. – Kabid Pengelolaan PBB dan BPHTB Bapenda
39. Abdul Razak, S.E., M.Sos. – Kabid Pengelolaan Penerimaan Daerah Bapenda
40. Brigita Oktaviana Imokbonang, S.E., M.A.P. – Kabid Pelaporan dan Evaluasi Pendapatan Daerah Bapenda
41. Rustam Effendi, S.ST., M.E. – Kabid Akuntansi dan Administrasi Pelaporan BPKAD
42. Nur Fadly, S.H., M.Si. – Kabid Aset Daerah BPKAD
43. Elisa, S.E., M.A.P. – Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil
44. Nani Novitasari, S.STP., M.A.P. – Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil
45. Ridhwan, S.P., M.P. – Kabid Ekonomi, SDA dan LH Bappeda
46. Andri Relegion, S.STP., M.A.P. – Kabid Pemerintahan dan Sosial Budaya Bappeda
47. Hornop Pulungan, S.STP. – Kabid Perencanaan Strategis dan Pengendalian Bappeda
48. Kaspul Anuar, S.Sos. – Kabid Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan
49. Hendro Bernurnanda, S.Sos., M.M. – Kabid Komunikasi Publik Diskominfo
50. Silpius Ipo Doressa, S.E., M.A.P. – Kabid Informatika Diskominfo
John Lay Hery, S.T., M.T. – Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Simon, S.E., M.E. – Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Uti Rustam Efendi, S.T., M.T. – Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang
Hendri Hadi Saputra, S.T. – Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang
Harni Syardianti, S.STP., M.A.P. – Kepala Bidang Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa
Marselus Dedi, S.STP., M.Sos. – Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa
Asep Suhendar, S.E. – Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga
Ravena Istiwana, S.H., M.M. – Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga
Prima Febria Prislyawan, S.T., M.E. – Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga
Kostansius, S.Pd., M.A.P. – Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan
RajiAnsyah, S.Pd., M.Pd. – Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan
Ria Ismardani, S.STP., M.A.P. – Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan
Andi Kurniawan, S.I.P. – Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan
Yudi Sufianto, M.Si. – Kepala Bidang Perhubungan Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan Dinas Perhubungan
Fransiska Nelly, S.P., M.Sc. – Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan
Akhmad Yamani, S.E., M.MA. – Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan
Willy Indrayudha, S.E. – Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Sekretaris Kecamatan: 68. Otto Win Aryant, S.H. – Sekretaris Kecamatan Air Upas
69. Radianti, S.Pd., M.Pd. – Sekretaris Kecamatan Benua Kayong
70. David Sugian, S.I.P. – Sekretaris Kecamatan Jelai Hulu
71. Abdullah Sani, S.Sos. – Sekretaris Kecamatan Matan Hilir Selatan
72. Mustaan, S.Pd., M.Pd. – Sekretaris Kecamatan Matan Hilir Utara
73. Suhardinata, S.Sos., M.A.P. – Sekretaris Kecamatan Sandai
74. Remigius, S.E. – Sekretaris Kecamatan Simpang Dua
75. Abdul Huda, S.Kep. – Sekretaris Kecamatan Sungai Laur
76. Rahmat Kartolo, S.Pd.I., M.Sos. – Sekretaris Kecamatan Sungai Melayu Rayak
Ghina Tursina, S.E., M.Sos. – Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Yulia Ningsih, S.KM., M.Sos. – Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Asuhan Keperawatan RSUD Dr. Agoesdjam
Dr. Suradi, M.E. – Kepala Bidang Penunjang Medis dan Nonmedis RSUD Dr. Agoesdjam
Mulyono, S.T., M.T. – Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satuan Polisi Pamong Praja
Yudi Aryantha, S.T., M.T. – Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan
Agustina Karlina, S.Farm., Apt. – Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial
Lisa Aryati, S.Pd., M.E. – Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana
Rahmad, S.T. – Kepala Bidang Perumahan Rakyat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
Viktor Tito, S.H., M.A.P. – Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
Nursiswanta, S.ST. – Kepala Bidang Penataan, Perlindungan, dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup
Irvan Dritha, S.T. – Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang. ***(jok) 

Banner Promosi
Banner Promosi