Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Advertisement

Sabtu, 20 Juni 2026

12 Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Ketapang Dorong Percepatan Kinerja Pemerintahan

Ikuti kami:
Bupati Ketapang Alexander Wilyo melantik 12 pejabat eselon II dan sejumlah pejabat lainnya di Kantor Bupati Ketapang, Jumat (19/6/2026).

Anantapost.com
- Ketapang. Bupati Ketapang Alexander Wilyo resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), serta sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Ketapang, Jumat (19/6/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus tindak lanjut hasil seleksi terbuka (open bidding) yang dilaksanakan secara transparan, objektif, dan kompetitif sesuai ketentuan perundang-undangan. Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap langkah ini mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), mempercepat pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Jaga Marwah Pemerintah dan Tingkatkan Profesionalisme
Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar senantiasa menjaga kehormatan institusi dan menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab.
“Kita harus bersama-sama menjaga nama baik pemerintah. Apabila kita berjalan tidak sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan, tentu akan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat, berdampak pada hasil kerja pemerintahan, dan pada akhirnya berdampak pada citra pemerintah secara keseluruhan,” tegasnya.

Menurut Alexander, profesionalisme menjadi syarat mutlak dalam penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, setiap pejabat dituntut menguasai bidang tugasnya dan terus meningkatkan kapasitas diri melalui proses belajar yang berkelanjutan.

“Tidak ada sekolah khusus yang mencetak seorang asisten, sekretaris daerah, ataupun kepala perangkat daerah. Yang ada adalah bekal pendidikan dan pengalaman yang menjadi dasar dalam menjalankan amanah. Karena itu, kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi sangat penting,” ujarnya.

Jangan Berorientasi pada Kepentingan Pribadi
Bupati juga menyoroti pentingnya integritas dalam menjalankan jabatan. Ia mengingatkan agar para pejabat tidak terjebak pada pola pikir yang berorientasi pada kepentingan pribadi maupun 
keuntungan tertentu.

“Jangan sampai baru memulai tugas, pikiran sudah ke mana-mana, memikirkan keuntungan pribadi, proyek, atau hal-hal lain yang tidak semestinya. Hilangkan pola pikir seperti itu jauh-jauh. Jangan dipelihara,” katanya.

Alexander menegaskan bahwa amanah yang diterima para pejabat merupakan kepercayaan besar yang tidak dimiliki oleh seluruh aparatur sipil negara. Dari ribuan ASN di Kabupaten Ketapang, hanya sebagian kecil yang memperoleh kesempatan menduduki jabatan strategis.
Karena itu, ia meminta seluruh pejabat menunjukkan kinerja terbaik bagi masyarakat, organisasi, dan pemerintah daerah.

“Tunjukkan kinerja terbaik kepada masyarakat, kepada organisasi, dan kepada pimpinan. Jangan terlalu berhitung dengan waktu, tenaga, maupun pikiran yang Saudara curahkan untuk menjalankan tugas,” ujarnya.

Dorong Responsivitas dan Semangat Pengabdian
Dalam kesempatan tersebut, Alexander juga menekankan pentingnya respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat maupun koordinasi internal pemerintahan.
Ia mengingatkan agar tidak ada pelayanan yang terhambat hanya karena lambannya respons pejabat terhadap masyarakat maupun bawahan yang membutuhkan arahan.

“Kalau berbicara mengenai pengabdian kepada daerah, saya pribadi tidak pernah berhitung dengan waktu. Hari libur, hari Minggu, tanggal merah, bahkan malam hari sekalipun, apabila daerah membutuhkan, saya siap menjalankan tugas,” katanya.

Menurutnya, semangat pengabdian seperti itu perlu menjadi budaya kerja seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang.

Hasil Seleksi Terbuka dan Penguatan Kompetensi ASN
Bupati menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi terbuka sesuai regulasi yang berlaku. Oleh sebab itu, jabatan yang diberikan harus dijawab dengan kinerja, dedikasi, dan tanggung jawab yang tinggi.
Ia juga mendorong para pejabat untuk terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai program pengembangan sumber daya manusia, termasuk Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) dan kegiatan peningkatan kapasitas lainnya.

“Apabila kapasitas berpikir dan bertindak lamban, maka roda pemerintahan juga akan terhambat. Sebaliknya, apabila aparatur kita memiliki kemampuan yang baik, cepat, dan responsif, maka pemerintahan akan berjalan lebih efektif dan nyaman,” ujarnya.

Selain itu, Alexander berharap setiap perangkat daerah mampu menyelesaikan berbagai persoalan teknis sesuai kewenangannya tanpa selalu bergantung pada pimpinan daerah.

“Jangan sampai persoalan-persoalan kecil terus dibawa ke tingkat pimpinan hanya karena kurangnya inisiatif, koordinasi, atau keberanian dalam mengambil langkah penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Pemimpin yang Hadir di Tengah Masyarakat
Menutup arahannya, Alexander menegaskan bahwa Kabupaten Ketapang membutuhkan pemimpin yang mampu hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan yang dihadapi warga, serta berani mengambil keputusan demi kepentingan daerah.

“Jangan hanya mencari zona nyaman dalam menjalankan amanah jabatan. Jabatan yang Saudara emban hari ini adalah amanah yang harus dijaga dengan integritas, profesionalisme, loyalitas, dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia menyatakan optimistis seluruh pejabat yang dilantik mampu menjalankan tugas dengan baik dan mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja bersama demi mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

“Selamat bekerja, selamat mengemban amanah, dan berikanlah yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Ketapang,” pungkasnya.

Daftar Pejabat Eselon II yang Dilantik

Dalam pelantikan tersebut, sejumlah posisi strategis mengalami penyegaran. Rio Marisa, S.STP., M.M. dipercaya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sementara David, S.Kom., M.A.P. dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Posisi kepala dinas lainnya diisi oleh Yudhi Agus Kurniawan, S.T. sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Eko Harfiyanto, S.T., M.T. sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Tarsius, S.ST., M.A.P. sebagai Kepala Dinas Perdagangan.

Pada sektor pangan, perikanan, dan transportasi, dilantik Pitriyadi, S.Hut., M.Si. sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Uti Royten, S.Pd., M.MPd. sebagai Kepala Dinas Perhubungan, serta Wahyudin, S.E., M.E. sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah.

Sementara itu, Antonius Bobby, S.T., M.A.P. dipercaya memimpin Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), sedangkan Remanus Romawi, S.E., M.A.P. menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Untuk jabatan Staf Ahli Bupati, Nikodimus Erpan, S.E., M.A.P. diangkat sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, sedangkan Mintaria, S.H., M.H. menjabat Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Selain pejabat eselon II, pelantikan tersebut juga mengukuhkan struktur manajemen RSUD Pangeran Ratu Kusuma Anom Ketapang yang merupakan perangkat daerah baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Rumah sakit tersebut dipimpin oleh Ismail, S.KM., M.Kes. sebagai Direktur, didampingi Ryan Borneowanto, S.Kep., Ners., M.E. sebagai Kepala Seksi Pelayanan Medis dan Asuhan Keperawatan, Hery Sutanto, S.K.M. sebagai Kepala Seksi Penunjang Medis dan Non-Medis, serta Alexander, S.Kep., Ners. sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha.

Editor: jok
Diterbitkan: anantapost
Google Logo Add on Google
  
Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar
Banner Promosi
Banner Promosi