TUW6TpY7GSC0GSr7BSW9TUO8Ti==

Gedung TPA Baru di Sungai Melayu Raya, Wujud Kepedulian Pendidikan Generasi Qur'ani

Bupati Ketapang Alexander Wilyo menandatangani prasasti sebagai tanda resmi diresmikannya Gedung TPA Masjid Jami’ Al-Muttaqin di Desa Sungai Melayu Raya Baru. 

Anantapost.com
- Ketapang. Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meresmikan Gedung Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Masjid Jami’ Al-Muttaqin yang berlokasi di Desa Sungai Melayu Raya Baru, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan peresmian tersebut dirangkaikan dengan agenda selapanan serta halal bihalal bersama masyarakat dan jajaran Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) setempat. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Acara diawali dengan sambutan dari panitia pelaksana, dilanjutkan Ketua MWCNU Sungai Melayu Rayak, serta Kepala Desa Sungai Melayu Raya Baru. Dalam kesempatan itu, pemerintah desa menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati beserta rombongan serta dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan sarana pendidikan keagamaan.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan komitmennya untuk memimpin secara adil dan merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

“Saya adalah pemimpin bagi seluruh masyarakat Ketapang, tanpa memandang suku maupun agama. Ketapang adalah rumah besar kita bersama yang harus kita jaga dan bangun dengan semangat persatuan,” ujar Alexander Wilyo.

Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dalam menghadirkan fasilitas pendidikan keagamaan bagi generasi muda. Menurutnya, keberadaan TPA menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak-anak sejak dini.

“Pembangunan TPA ini adalah investasi jangka panjang. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan mencintai Al-Qur’an,” tambahnya.

Selain itu, Bupati juga menyinggung komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Ia menyebut, dalam sejumlah kunjungan kerja ke desa, pemerintah kerap menghadirkan layanan kesehatan gratis sebagai bentuk kepedulian nyata.
“Kami berupaya memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat, salah satunya melalui pelayanan kesehatan gratis di setiap kunjungan ke desa,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya Gedung TPA Al-Muttaqin, disaksikan oleh para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

Momentum kebersamaan semakin terasa dalam sesi halal bihalal yang diisi dengan saling bersalaman antara Bupati, tokoh agama, pengurus MWCNU, serta warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Ketapang dari Dapil 4, yakni Thomas Ferlyan, Mochtar, dan Wewen, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Ketapang KH Abdullah Al Faqir, jajaran Asisten Sekda, kepala OPD, unsur Forkopimcam Sungai Melayu Rayak, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan swasta.

Kegiatan ditutup dengan makan bersama dan sesi foto, sebagai simbol kebersamaan sekaligus komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju, harmonis, dan berkeadilan.

Editor: jok

Komentar0

Type above and press Enter to search.