TUW6TpY7GSC0GSr7BSW9TUO8Ti==

Ustad Toha: Program Pendidikan dan Inklusi Jadi Bukti Nyata Kinerja Pemda Ketapang

Ustad Toha M. Hamim mengapresiasi 1,3 tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang yang dinilai berhasil mendorong pembangunan dan program sosial yang inklusif.

Anantapost.com
- Ketapang. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ketapang melalui Ustad Toha M. Hamim memberikan penilaian positif terhadap kinerja Bupati Ketapang Alexander Wilyo dan Wakil Bupati Jamhuri Amir selama kurang lebih 13 bulan masa kepemimpinan mereka.

Ustad Toha yang membidangi Tarjih, Tajdid, dan Tabligh menyampaikan bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah menunjukkan arah yang jelas dan progres yang baik di berbagai sektor strategis.
“Kami menilai kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang sejauh ini menunjukkan kinerja yang baik. Hal ini terlihat dari pelaksanaan pembangunan di berbagai bidang, mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan, penyediaan air bersih melalui PDAM, hingga sektor pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus yang menunjukkan perkembangan signifikan, khususnya dalam peningkatan kualitas tenaga pendidik dan peserta didik.

Ia menyoroti pelaksanaan Program Peningkatan Literasi dan Numerasi yang mulai berjalan sejak tahun 2025 melalui kolaborasi antara Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Save The Children dalam program bertajuk KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia).

“Program KREASI yang telah berjalan selama satu tahun menunjukkan hasil yang cukup baik. Berdasarkan evaluasi, terdapat peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik,” jelasnya.

Selain itu, Muhammadiyah juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui Program INKLUSI serta pendekatan GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion).
Program tersebut, kata Toha, merupakan bentuk kolaborasi antara Pimpinan Pusat Aisyiyah, mitra internasional, serta Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui dinas terkait.

“Melalui program INKLUSI dan pendekatan GEDSI, upaya pencegahan dan penanganan perkawinan usia anak mulai menunjukkan hasil konkret, di antaranya tersusunnya dokumen Peraturan Desa serta draf Peraturan Kepala Daerah terkait Strategi Daerah (Strada),” ungkapnya.

Ia berharap capaian yang telah diraih dapat terus ditingkatkan dengan penguatan kolaborasi lintas sektor guna mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Ketapang.

Editor: jok

Komentar0

Type above and press Enter to search.