Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Advertisement
Tampilkan postingan dengan label deltapawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label deltapawan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Mei 2026

Ratusan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar, Polsek Deltapawan Siaga Lakukan Pengamanan

Suasana penuh kebersamaan usai kegiatan Tabligh Akbar di Masjid Baiturrahman, Kapolsek Delta Pawan IPTU Hendra Gunawan, S.H. foto bersama panitia dan tokoh masyarakat.

Anantapost.com
- Ketapang. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan keagamaan, Kapolsek Delta Pawan IPTU Hendra Gunawan, S.H. memimpin langsung pengamanan kegiatan Tabligh Akbar di Masjid Baiturrahman, Desa Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut menghadirkan penceramah Ustadz Dr. Hatoli, S.Sy., M.H. dari Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Acara turut dihadiri pengurus Masjid Baiturrahman, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sekitar 300 jamaah.
Pengamanan dilakukan oleh personel Polsek Delta Pawan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Selain melakukan penjagaan di area masjid, petugas juga mengatur arus lalu lintas dan menata area parkir kendaraan jamaah untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Delta Pawan IPTU Hendra Gunawan mengatakan, Polri berkomitmen mendukung setiap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan keagamaan, melalui pelayanan pengamanan yang optimal.

“Kami dari Polsek Delta Pawan telah mempersiapkan personel pengamanan guna memastikan kegiatan Tabligh Akbar berjalan dengan lancar, aman dan kondusif,” ujar IPTU Hendra Gunawan.

Ia menambahkan, personel di lapangan juga diarahkan untuk melakukan pengaturan kendaraan yang keluar masuk lokasi kegiatan maupun di area parkir agar tidak menimbulkan kemacetan.

“Personel kami tempatkan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan area parkir sehingga masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Tabligh Akbar tersebut menjadi salah satu sarana pembinaan keagamaan yang bertujuan meningkatkan wawasan dan pemahaman agama bagi masyarakat, sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan jamaah.
Berkat pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan mendapat apresiasi positif dari masyarakat maupun jamaah yang hadir.

Editor: jok

Selasa, 17 Maret 2026

Standar Gizi Dilanggar, Operasional SPPG Delta Pawan Dihentikan Sementara

Dapur SPPG Delta Pawan dihentikan sementara. Temuan menu tak sesuai gizi jadi alasan utama evaluasi.(gambar Ilustrasi) 

Anantapost.com
- Ketapang. Kegiatan operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, untuk sementara waktu dihentikan. Kebijakan ini diambil setelah ditemukan menu yang tidak sesuai standar dalam penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah penghentian tersebut dipicu oleh ditemukannya makanan berupa permen dan cokelat dalam paket yang dibagikan kepada penerima manfaat. Temuan ini dinilai bertentangan dengan ketentuan gizi yang telah ditetapkan dalam program MBG.
Kepala Program MBG Regional Kalimantan Barat, Agus Kurniawi, menegaskan bahwa pihaknya langsung mengambil tindakan tegas atas temuan tersebut.

“Karena itu, dilakukan penutupan sementara operasional SPPG Ketapang Delta Pawan Suka Harja 1 sampai hasil pemeriksaan selesai dan dapur tersebut dinyatakan kembali memenuhi standar mutu gizi yang berlaku,” ujar Agus, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, keputusan penghentian sementara itu merujuk pada surat resmi Badan Gizi Nasional bernomor 933/D.TWS/03/2026 tertanggal 14 Maret 2026.

Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa kebijakan diambil menyusul laporan dari Kepala SPPG setempat pada 10 Maret 2026 terkait adanya indikasi penyimpangan menu, yakni ditemukannya permen dan cokelat dalam distribusi MBG.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui pengecekan lapangan serta hasil koordinasi dengan pihak regional, yang menguatkan adanya ketidaksesuaian menu dengan standar mutu gizi.
Agus menekankan bahwa penghentian operasional ini merupakan bagian dari komitmen menjaga kualitas program.

“Program MBG memiliki standar gizi yang jelas. Setiap menu yang disalurkan harus memenuhi ketentuan tersebut, sehingga jika ditemukan ketidaksesuaian maka akan dilakukan evaluasi dan penanganan segera,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh pengelola dapur MBG agar mematuhi ketentuan dalam Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2025 terkait percepatan pengelolaan keamanan pangan di SPPG.
Saat ini, Badan Gizi Nasional masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti munculnya menu yang tidak sesuai tersebut.

“Selama proses investigasi berlangsung, operasional dapur SPPG Ketapang Delta Pawan Suka Harja 1 akan tetap dihentikan sementara hingga dinyatakan kembali memenuhi ketentuan mutu gizi dan keamanan pangan,” pungkas Agus.

Editor: jk
Banner Promosi
Banner Promosi