Ikuti kami:
Bupati Ketapang Alexander Wilyo (Tengah) bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir (paling kanan) menghadiri penutupan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kayong Utara.
Capaian tersebut menjadi hasil dari kerja bersama kafilah, pelatih, pendamping, serta jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Ketapang selama mengikuti rangkaian perlombaan.
Penutupan MTQ dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir, Sekda Repalianto, Ketua DPRD Ketapang H. Achmad Sholeh, serta jajaran lainnya.
Sebelum mengikuti rangkaian penutupan, Bupati Ketapang bersama istri dan Sekda beserta istri juga menyempatkan diri mengunjungi stand pameran Kabupaten Ketapang. Kehadiran rombongan disambut pengurus LPTQ dan masyarakat yang berada di lokasi.
Rangkaian acara penutupan diawali Tari Makan Sirih sebagai simbol penghormatan, sebelum secara resmi ditutup oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat Bidang SDM, Sefpre Kurniadi, S.STP.
Dalam sambutannya, Sefpre mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ XXXIV. Ia menilai pelaksanaan MTQ tahun ini berlangsung meriah sekaligus tertata.
Ia juga mengingatkan pemerintah kabupaten dan kota agar pembinaan qari-qariah serta hafiz-hafizah tidak berhenti setelah pelaksanaan MTQ. Pembinaan diharapkan dilakukan secara terprogram dan berjenjang mulai dari tingkat desa hingga kabupaten/kota.
Ketua Umum LPTQ Kalbar, Brigjen Pol (Purn.) Andi Musa, turut meminta para peraih juara pertama untuk segera mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat nasional ke-32 yang akan digelar di Jakarta pada 2027.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih prestasi terbaik, ia mengimbau agar tidak berhenti berlatih dan terus meningkatkan kemampuan.
Ketapang Raih Dua Prestasi Pendukung
Selain peringkat keenam pada MTQ, Kabupaten Ketapang juga membawa pulang dua prestasi pendukung.
Ketapang berhasil meraih Juara I mobil hias Pawai Ta’aruf serta Juara Harapan I stand pameran.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah, pelatih, pendamping, LPTQ, serta pihak-pihak yang telah bekerja dan memberikan dukungan selama pelaksanaan MTQ.
“Alhamdulillah, Ketapang dapat menempati peringkat keenam dari 14 kabupaten/kota. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh kafilah, pelatih, pendamping dan LPTQ. Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan Al-Qur’an di Kabupaten Ketapang,” ujar Alexander Wilyo.
Menurutnya, capaian tersebut tidak semata-mata dilihat dari hasil perlombaan, tetapi juga harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.
“Yang paling penting, semangat MTQ jangan berhenti setelah acara selesai. Pembinaan harus terus berjalan agar ke depan semakin banyak generasi Qur’ani dari Ketapang yang mampu berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.
Ketua Panitia MTQ XXXIV Kalimantan Barat mengatakan, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, LPTQ, para kafilah, pelatih, pendamping, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan daerah yang telah berpartisipasi. Semoga pelaksanaan MTQ ini tidak hanya menghasilkan para juara, tetapi juga memperkuat semangat pembinaan Al-Qur’an di seluruh Kalimantan Barat,” ujar Ketua Panitia.
Dorong Ekonomi Masyarakat
Pelaksanaan MTQ XXXIV juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Kayong Utara. Kehadiran peserta, pendamping, tamu dan masyarakat dari berbagai daerah turut menggerakkan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), kuliner, transportasi hingga jasa penginapan.
Berakhirnya rangkaian MTQ diharapkan tidak menjadi akhir dari pembinaan, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat program pembinaan qari-qariah dan hafiz-hafizah secara berkelanjutan.
Semangat tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi Musabaqah Tilawatil Qur’an, tetapi juga memiliki pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak yang kuat.***(jok)
REKOMENDASI
- Memuat artikel...