TUW6TpY7GSC0GSr7BSW9TUO8Ti==

Penyesuaian Tarif Tak Pengaruhi Lonjakan Penumpang KM Dharma Ferry 2 Jelang Idul Adha

Suasana malam di KM Dharma Ferry 2 rute Ketapang–Semarang yang dipadati penumpang menjelang Hari Raya Idul Adha.

Anantapost.com — Ketapang. PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Ketapang memastikan kenaikan tarif tiket KM Dharma Ferry 2 untuk lintasan Ketapang–Semarang tidak berdampak terhadap minat masyarakat menggunakan transportasi laut menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Manager PT DLU Cabang Ketapang, Syair Mahfud, mengungkapkan jumlah penumpang justru mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari normal. Menurutnya, okupansi kapal saat ini naik sekitar 60 persen.
“Menjelang Idul Adha tidak ada penurunan jumlah penumpang. Bahkan terjadi peningkatan sekitar 150 orang dibanding hari biasa,” kata Syair saat ditemui pada Kamis malam (21/5/2026).

Ia menjelaskan, lonjakan penumpang didominasi masyarakat asal Pulau Madura yang memanfaatkan momentum Idul Adha untuk pulang kampung. Sebagian besar diketahui tidak melakukan perjalanan mudik saat Idulfitri beberapa waktu lalu.

“Mayoritas penumpang keberangkatan kali ini berasal dari Madura. Mereka memilih mudik saat Idul Adha karena sebelumnya tidak sempat pulang ketika Lebaran,” ujarnya.

KM Dharma Ferry 2 sendiri melayani pelayaran rute Ketapang–Semarang dengan kapasitas hingga 522 penumpang. Kapal tersebut dilengkapi fasilitas kursi penumpang dan tempat tidur guna menunjang kenyamanan selama perjalanan laut.
Di sisi lain, PT DLU mengonfirmasi adanya penyesuaian tarif tiket yang mulai berlaku sejak 10 Mei 2026. Harga tiket yang sebelumnya Rp345 ribu kini menjadi Rp360 ribu per orang atau naik sekitar dua persen.
Meski tarif mengalami kenaikan, pihak perusahaan memastikan pelayanan tetap optimal dan aktivitas penyeberangan berjalan normal menjelang puncak arus mudik Idul Adha.

Syair juga mengingatkan calon penumpang agar membeli tiket melalui jalur resmi guna menghindari praktik percaloan yang menawarkan harga lebih mahal.

“Kami mengimbau masyarakat membeli tiket di agen resmi atau melalui aplikasi resmi DLU Ferry agar terhindar dari harga tinggi yang ditawarkan calo,” tegasnya.

Pemesanan tiket dapat dilakukan langsung di kantor cabang PT DLU Ketapang di Jalan Sisingamangaraja Nomor 126, Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, dengan membawa identitas diri seperti KTP.
Selain pembelian langsung di loket, masyarakat juga bisa memesan tiket secara daring melalui aplikasi DLU Ferry yang tersedia di App Store maupun Play Store.

Syair menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait peredaran tiket palsu. 
Namun, masih ditemukan calon penumpang yang membeli tiket melalui pihak tidak resmi dengan harga lebih tinggi dari tarif normal.

“Sejauh ini belum ada laporan tiket palsu. Kendala yang sering terjadi justru penumpang membeli tiket dari calo dengan harga lebih mahal,” pungkasnya.***(red) 

Komentar0

Type above and press Enter to search.