Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Advertisement

Kamis, 06 Agustus 2026

Bupati Ketapang Sampaikan Duka Mendalam atas Korban Jiwa Karhutla di Jalan Pelang, Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan

Turut berduka cita atas wafatnya Taufik Hidayat, korban karhutla di Pelang. Semoga husnul khatimah dan keluarga diberi ketabahan.

Anantapost.com – Ketapang. Bupati Ketapang menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Taufik Hidayat, korban musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Jalan Pelang, Kabupaten Ketapang.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang dan seluruh masyarakat, Bupati menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.

"Saya, Bupati Ketapang, mewakili seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang, mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum Taufik Hidayat. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan," ujar Bupati Ketapang.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu meluasnya titik api.

Menurutnya, karhutla tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan dan kabut asap, tetapi juga dapat mengancam keselamatan masyarakat hingga menyebabkan korban jiwa.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karhutla bukan hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa. Pencegahan adalah tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Ketapang terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait dalam upaya penanganan kebakaran yang masih berlangsung. Sejumlah personel dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, hingga unsur terkait lainnya tetap disiagakan untuk melakukan pemadaman, pencarian, evakuasi, serta langkah-langkah penanggulangan di lokasi terdampak.

"Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama seluruh unsur terkait akan terus bekerja maksimal dalam penanganan karhutla. Kami berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan tidak lagi menimbulkan korban jiwa," tutup Bupati.***(jok) 

Rabu, 05 Agustus 2026

KAWAN Ketapang Angkat Suara, Dugaan Datangi Rumah Wartawan Dinilai Tak Sesuai Mekanisme PERS

Sengketa pemberitaan selesaikan dengan hak jawab, bukan intimidasi. Hormati kebebasan pers.

Anantapost.com - Ketapang. Koalisi Wartawan (KAWAN) Ketapang angkat bicara menyikapi dugaan tindakan mendatangi rumah seorang wartawan yang diduga berkaitan dengan pemberitaan yang telah dipublikasikan. Organisasi wartawan tersebut menegaskan, setiap sengketa atau keberatan atas produk jurnalistik wajib diselesaikan melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Ketua KAWAN Ketapang, Agustiandi, menilai tindakan yang berpotensi memberikan tekanan kepada wartawan maupun keluarganya tidak sejalan dengan semangat penyelesaian sengketa pers yang mengedepankan dialog dan mekanisme hukum.

"Undang-Undang Pers telah memberikan ruang yang jelas bagi setiap pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan, yakni melalui hak jawab dan hak koreksi. Mekanisme itulah yang seharusnya ditempuh, bukan tindakan yang dapat menimbulkan rasa takut atau tekanan terhadap wartawan," ujar Agustiandi, Rabu (5/8/2026).

Ia menegaskan, keluarga wartawan tidak memiliki keterkaitan dengan proses jurnalistik sehingga harus dijauhkan dari persoalan yang berkaitan dengan pemberitaan.

"Perbedaan pendapat terhadap isi pemberitaan adalah hal yang lumrah dalam kehidupan demokrasi. Namun penyelesaiannya harus dilakukan secara beradab, sesuai hukum, dan menghormati profesi pers. Jangan sampai keluarga wartawan ikut terdampak atas persoalan yang tidak mereka ketahui maupun tidak mereka lakukan," tegasnya.

KAWAN Ketapang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga iklim kebebasan pers yang sehat dengan tetap menghormati hak, kewajiban, serta peran masing-masing. Menurutnya, pers memiliki fungsi sebagai penyampai informasi kepada publik yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan, namun tetap wajib bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.

"Kami mengimbau semua pihak agar mengedepankan komunikasi, menahan diri, dan memanfaatkan mekanisme yang telah disediakan oleh Undang-Undang Pers apabila merasa keberatan terhadap suatu pemberitaan. Dengan demikian, situasi tetap kondusif dan kepastian hukum dapat terjaga," katanya.

Di sisi lain, KAWAN Ketapang juga mengingatkan seluruh insan pers untuk terus menjaga profesionalisme dengan mematuhi Kode Etik Jurnalistik, melakukan verifikasi, menyajikan informasi secara berimbang, serta mengutamakan akurasi dalam setiap pemberitaan.

"Kami berharap peristiwa seperti ini tidak kembali terjadi. Wartawan harus dapat menjalankan tugas jurnalistik secara aman, independen, profesional, dan bertanggung jawab demi terpenuhinya hak masyarakat memperoleh informasi yang benar," tutup Agustiandi.***(jok

Selasa, 04 Agustus 2026

Karhutla di Pelang Ketapang Telan Korban Jiwa, Seorang Pria Tewas Terbakar

Kobaran api karhutla menyelimuti kawasan Jalan Poros Sungai Pelang–Tumbang Titi, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Selasa (4/8) malam. 

Anantapost.com – Ketapang. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Jalan Poros Sungai Pelang–Tumbang Titi, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menelan korban jiwa. Seorang pria berusia 26 tahun ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat melintasi lokasi kebakaran pada Selasa (4/8/2026) malam.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diduga berusaha melintasi ruas jalan yang saat itu dipenuhi kobaran api dan asap pekat. Kondisi jarak pandang yang sangat terbatas diduga membuat korban terjebak di tengah kebakaran.
Mendapat laporan adanya orang hilang, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, pemadam kebakaran, kepolisian, unsur SAR, serta relawan segera melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Setelah dilakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh hangus terbakar. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit di Kabupaten Ketapang untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Matan Hilir Selatan, AKP Sigunari, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut korban merupakan pria berusia 26 tahun.

"Benar, korban berusia 26 tahun, kelahiran tahun 2000. Saat ini penanganan masih dilakukan bersama tim gabungan," ujar AKP Sigunari saat dikonfirmasi.

Selain merenggut nyawa korban, kebakaran itu juga menghanguskan satu unit sepeda motor yang diduga digunakan korban ketika melintas di kawasan tersebut.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api membesar di sisi jalan, sementara asap tebal menutupi badan jalan hingga jarak pandang nyaris nol. Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna jalan yang tetap nekat melintas.
Koordinator SAR Ketapang, Ayub, mengatakan dalam insiden tersebut terdapat seorang warga yang berhasil menyelamatkan diri.
"Satu orang berhasil selamat, atas nama Daryono (60), warga Kecamatan Tumbang Titi," ungkap Ayub.

Petugas mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melewati kawasan yang terdampak karhutla, terutama saat asap pekat menyelimuti jalan karena berpotensi mengancam keselamatan.

Hingga Rabu (5/8/2026), tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan serta berupaya mengendalikan kebakaran yang masih terjadi di sejumlah titik.***(jok) 


Senin, 03 Agustus 2026

Dari Pantai Pulau Datok, Bupati Ketapang Serukan Persatuan dan Harmoni dalam Keberagaman

Bupati Ketapang  Alexander Wilyo menghadiri pembukaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (2/8/2026).

Anantapost.com - Kayong Utara. Bupati Ketapang menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (2/8/2026).

Pembukaan MTQ secara resmi dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan. Perhelatan keagamaan tingkat provinsi tersebut berlangsung meriah dan diikuti kafilah dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya H. Osman Sapta Odang beserta keluarga, Hildi Hamid, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, Anggota DPD RI Daud Yordan, Anggota DPR RI H. Boyman Harun, serta para anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat.
Hadir pula Kapolda Kalimantan Barat, Pangdam XII/Tanjungpura yang diwakili Brigadir Jenderal TNI, Dankodaeral XII, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Ketua LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, para bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota se-Kalimantan Barat, serta jajaran pemerintah daerah.
Tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh kafilah dari 14 kabupaten/kota juga turut memeriahkan pembukaan MTQ yang mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menebar Dakwah, Membumikan Al-Qur’an di Tanah Bertuah Menuju Kalimantan Barat Semakin Berkah.”

Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan drumband, parade defile seluruh kafilah, serta berbagai pertunjukan seni. Ribuan masyarakat dan tamu undangan memadati kawasan Pantai Pulau Datok untuk menyaksikan rangkaian acara tersebut.
Bukan Sekadar Perlombaan
Bupati Ketapang menilai MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Bagi saya, MTQ merupakan ikhtiar untuk membumikan nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Nilai kejujuran, keadilan, kasih sayang, saling menghormati, dan semangat kebersamaan adalah nilai-nilai universal yang menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis,” ujarnya.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kalimantan Barat merupakan kekuatan sekaligus modal utama dalam membangun daerah secara berkeadilan.

“Kalimantan Barat adalah rumah besar bagi masyarakat yang hidup dalam keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Kerukunan yang selama ini terjaga merupakan kekuatan sekaligus modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan,” katanya.

Ia berharap semangat yang dibawa MTQ tidak hanya menjadi inspirasi bagi umat Islam, tetapi juga dapat memperkuat persatuan dan toleransi seluruh masyarakat Kalimantan Barat.

“Semangat MTQ hendaknya tidak hanya dirasakan oleh umat Islam, tetapi juga menginspirasi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan merawat kedamaian di Bumi Khatulistiwa,” lanjutnya.

Apresiasi untuk Kayong Utara

Bupati Ketapang juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dan seluruh panitia yang telah menyukseskan pembukaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

“Kehangatan sambutan, semangat kebersamaan, serta antusiasme masyarakat menjadi cerminan bahwa nilai-nilai persaudaraan terus tumbuh dan mengakar di tengah kehidupan masyarakat Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Khusus kepada kafilah Kabupaten Ketapang, ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti rangkaian MTQ dengan penuh semangat, disiplin, dan percaya diri.

Ia meminta para kafilah menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga nama baik Kabupaten Ketapang.

“Jadikan MTQ sebagai momentum untuk memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat tali persaudaraan antarkafilah,” pesannya.

Ia berharap pelaksanaan MTQ XXXIV tidak hanya melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah berprestasi, tetapi juga memperkuat persatuan dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat.

“Semoga MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tidak hanya melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang berprestasi, tetapi juga memperkuat komitmen kita bersama dalam menjaga persatuan, merawat harmoni dalam keberagaman, serta menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat,” harapnya.

Kenalkan Kuliner dan Potensi Unggulan Ketapang

Selain mengikuti rangkaian MTQ, masyarakat dan tamu undangan yang hadir di Pantai Pulau Datok juga diajak mengunjungi Stan Kabupaten Ketapang.
Stan tersebut menghadirkan beragam kuliner khas Ketapang, di antaranya ketupat colet, serundeng, dan amplang. Berbagai produk UMKM, kerajinan tangan, hingga batik bercorak khas Ketapang turut dipamerkan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah.

Pengunjung juga dapat melihat koleksi batu permata kecubung asal Manis Mata, mulai dari kecubung ungu, kecubung keribang, hingga kecubung biru laut. Batu kecubung tersebut menjadi salah satu potensi unggulan yang turut diperkenalkan Kabupaten Ketapang dalam momentum MTQ tingkat provinsi.
Kehadiran stan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga memperkenalkan potensi ekonomi kreatif, kuliner, seni, dan budaya Ketapang kepada masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Barat..***(jok



Minggu, 02 Agustus 2026

Disambut Bupati dan Forkopimda, Kapolda Kalbar Perkuat Koordinasi di Ketapang

Bupati Ketapang menyambut Kapolda Kalbar dengan pengalungan bunga dalam kunjungan kerja di Kabupaten Ketapang.

Anantapost.com - Ketapang. Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ketapang, Sabtu (1/8/2026).

Kedatangan Kapolda Kalbar bersama Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Barat, Ny. Vita Alberd, disambut langsung Bupati Ketapang bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Ketapang, Lusia Dewi Nurjana, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bandara Rahadi Oesman Ketapang.
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang, Polri, TNI, serta unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Bupati Ketapang menyampaikan, sinergi antarlembaga menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi daerah yang aman dan kondusif. Kondisi tersebut dinilai turut mendukung kelancaran pembangunan serta memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha.

“Kunjungan kerja Kapolda Kalimantan Barat ini menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang, Polri, TNI, serta seluruh unsur Forkopimda,” ujar Bupati Ketapang.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan aparat keamanan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga berperan dalam mendukung pelayanan publik, investasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya meyakini bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan Polri merupakan fondasi utama dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, serta memberikan kepastian bagi investasi, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Bupati berharap semangat kebersamaan dan koordinasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat. Dengan demikian, seluruh pihak dapat bergerak bersama dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus mempercepat pembangunan di Kabupaten Ketapang.

“Semangat kebersamaan dan sinergi ini diharapkan terus terjalin demi mewujudkan pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri. Ketapang adalah rumah besar kita bersama,” tegasnya.

Kunjungan kerja Kapolda Kalbar tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

Editor: jok


Kapolda Kalbar Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis Saat Tatap Muka dengan Personel Polres Ketapang

Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Ketapang saat kunjungan kerja di Aula Mapolres Ketapang.

Anantapost.com - Ketapang. Polda Kalbar – Dalam rangka kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Ketapang, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H. bersama rombongan melaksanakan kegiatan tatap muka bersama seluruh personel Polres Ketapang yang berlangsung di Aula Mapolres Ketapang. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi, memperkuat soliditas internal, serta memberikan arahan strategis kepada seluruh personel dalam pelaksanaan tugas kepolisian (01/08/2026).
Kedatangan Kapolda Kalbar beserta rombongan disambut langsung oleh Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., didampingi Wakapolres, Pejabat Utama Polres Ketapang, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Ketapang.

Dalam arahannya, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Kapolda mengingatkan Agar anggotanya di polres Ketapang dapat meneruskan perbuatan baik yg bernilai mulia dalam wujud pelaksanaan tugas pelayanan kpd masyarakat yg humanis, responsif sesuai yg diharapkan masyarakat kepada Polri..

Kapolda juga mengajak seluruh personel untuk mengembangkan inovasi,dan ide ide kreatif dalam memecahkan masalah dan persoalan yg dialami masyarakat. Dengan mengedepankan sinergitas bersama Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat dan unsur pendukung lainnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di Kabupaten Ketapang.

Selain memberikan arahan, kegiatan tatap muka berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kapolda memberikan kesempatan kepada personel untuk berdialog secara langsung, menyampaikan aspirasi, masukan, maupun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Hal tersebut diharapkan mampu menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas organisasi dan pelayanan Polri kepada masyarakat.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan kerja Kapolda Kalbar beserta rombongan. Menurutnya, arahan dan motivasi yang diberikan menjadi penyemangat bagi seluruh personel Polres Ketapang untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga kekompakan, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui kegiatan kunjungan kerja dan tatap muka ini, diharapkan seluruh personel Polres Ketapang semakin termotivasi untuk menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, modern, dan terpecaya bagi masyarakat. 


Sumber: humpol

Jumat, 31 Juli 2026

Lepas Kafilah MTQ ke Kayong Utara, Wabup Jamhuri Amir Optimistis Ketapang Raih Prestasi Terbaik

Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, SH, menyampaikan sambutan saat melepas Kafilah MTQ XXXIV Kabupaten Ketapang menuju Kabupaten Kayong Utara. 

Anantapost.com - Ketapang. Pemerintah Kabupaten Ketapang secara resmi melepas keberangkatan 54 anggota kafilah, terdiri dari peserta, official, dan pendamping yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Pendopo Bupati Ketapang pada Jumat (31/7/2026) malam. Acara dipimpin Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, SH, serta dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., jajaran Forkopimda, para camat, pengurus LPTQ Kabupaten Ketapang, pelatih, official, pendamping, dan tamu undangan.
Sebagai tanda resmi keberangkatan, Wakil Bupati menyerahkan bendera LPTQ Kabupaten Ketapang kepada Ketua Kafilah, Ustadz H. Arifinsyah, S.Sos.I. Penyerahan tersebut menjadi simbol amanah sekaligus semangat bagi seluruh peserta untuk membawa nama baik Kabupaten Ketapang di tingkat provinsi.

Dalam sambutannya, Jamhuri Amir menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh peserta telah dipersiapkan dengan baik dan memiliki kemampuan untuk bersaing dengan kafilah dari daerah lain di Kalimantan Barat.

"Saya percaya seluruh peserta mampu memberikan penampilan terbaik. Junjung tinggi sportivitas, jaga kekompakan, dan tunjukkan bahwa Kafilah Kabupaten Ketapang hadir dengan kualitas serta semangat yang membanggakan," ujar Jamhuri Amir.

Ia mengingatkan bahwa setiap peserta merupakan duta daerah yang telah melalui proses pembinaan dan seleksi. Karena itu, seluruh anggota kafilah diminta menjaga kondisi fisik, disiplin, serta menjadikan setiap penampilan sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.

"Raih prestasi dengan penuh keikhlasan. Lebih dari sekadar menjadi juara, yang terpenting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur'an tercermin dalam sikap, akhlak, dan kehidupan sehari-hari," pesannya.

Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada LPTQ Kabupaten Ketapang, para pembina, pelatih, pendamping, serta orang tua yang telah berperan besar dalam membina para peserta hingga siap mengikuti kompetisi tingkat provinsi.

Menurutnya, keberhasilan sebuah kafilah tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak yang terus membangun pembinaan Al-Qur'an secara berkesinambungan.

"Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan di seluruh cabang MTQ. Kami ingin melahirkan generasi Qurani yang berkarakter, berprestasi, dan mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Kafilah Kabupaten Ketapang, Ustadz H. Arifinsyah, S.Sos.I., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, atas dukungan penuh terhadap kegiatan LPTQ, termasuk dalam penyediaan anggaran keberangkatan kafilah.
Ia menjelaskan, Kabupaten Ketapang akan mengikuti hampir seluruh cabang yang diperlombakan pada MTQ XXXIV Kalbar. Satu-satunya cabang yang tidak diikuti adalah Tafsir Al-Qur'an karena tidak tersedianya peserta pada kategori Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, maupun Bahasa Inggris.

"Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang agar para peserta dapat memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan," ujar Arifinsyah.

Acara pelepasan berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan, kemudian ditutup dengan foto bersama Wakil Bupati, Forkopimda, jajaran LPTQ, official, pendamping, serta seluruh anggota kafilah.

Sesuai jadwal, rombongan bertolak menuju Kabupaten Kayong Utara pada Sabtu (1/8/2026) untuk mengikuti registrasi peserta dan rangkaian kegiatan penyambutan seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dijadwalkan resmi dibuka pada Minggu (2/8/2026). Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat syiar dan pembinaan Al-Qur'an di Kalimantan Barat.***(jok) 


Banner Promosi
Banner Promosi