Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Advertisement
Tampilkan postingan dengan label kawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kawan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Agustus 2026

KAWAN Ketapang Angkat Suara, Dugaan Datangi Rumah Wartawan Dinilai Tak Sesuai Mekanisme PERS

Sengketa pemberitaan selesaikan dengan hak jawab, bukan intimidasi. Hormati kebebasan pers.

Anantapost.com - Ketapang. Koalisi Wartawan (KAWAN) Ketapang angkat bicara menyikapi dugaan tindakan mendatangi rumah seorang wartawan yang diduga berkaitan dengan pemberitaan yang telah dipublikasikan. Organisasi wartawan tersebut menegaskan, setiap sengketa atau keberatan atas produk jurnalistik wajib diselesaikan melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Ketua KAWAN Ketapang, Agustiandi, menilai tindakan yang berpotensi memberikan tekanan kepada wartawan maupun keluarganya tidak sejalan dengan semangat penyelesaian sengketa pers yang mengedepankan dialog dan mekanisme hukum.

"Undang-Undang Pers telah memberikan ruang yang jelas bagi setiap pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan, yakni melalui hak jawab dan hak koreksi. Mekanisme itulah yang seharusnya ditempuh, bukan tindakan yang dapat menimbulkan rasa takut atau tekanan terhadap wartawan," ujar Agustiandi, Rabu (5/8/2026).

Ia menegaskan, keluarga wartawan tidak memiliki keterkaitan dengan proses jurnalistik sehingga harus dijauhkan dari persoalan yang berkaitan dengan pemberitaan.

"Perbedaan pendapat terhadap isi pemberitaan adalah hal yang lumrah dalam kehidupan demokrasi. Namun penyelesaiannya harus dilakukan secara beradab, sesuai hukum, dan menghormati profesi pers. Jangan sampai keluarga wartawan ikut terdampak atas persoalan yang tidak mereka ketahui maupun tidak mereka lakukan," tegasnya.

KAWAN Ketapang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga iklim kebebasan pers yang sehat dengan tetap menghormati hak, kewajiban, serta peran masing-masing. Menurutnya, pers memiliki fungsi sebagai penyampai informasi kepada publik yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan, namun tetap wajib bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.

"Kami mengimbau semua pihak agar mengedepankan komunikasi, menahan diri, dan memanfaatkan mekanisme yang telah disediakan oleh Undang-Undang Pers apabila merasa keberatan terhadap suatu pemberitaan. Dengan demikian, situasi tetap kondusif dan kepastian hukum dapat terjaga," katanya.

Di sisi lain, KAWAN Ketapang juga mengingatkan seluruh insan pers untuk terus menjaga profesionalisme dengan mematuhi Kode Etik Jurnalistik, melakukan verifikasi, menyajikan informasi secara berimbang, serta mengutamakan akurasi dalam setiap pemberitaan.

"Kami berharap peristiwa seperti ini tidak kembali terjadi. Wartawan harus dapat menjalankan tugas jurnalistik secara aman, independen, profesional, dan bertanggung jawab demi terpenuhinya hak masyarakat memperoleh informasi yang benar," tutup Agustiandi.***(jok

Minggu, 08 Maret 2026

KAWAN Ketapang Jadi Organisasi Pers Pertama yang Buka Puasa Bersama Mualaf Tahun Ini

Ali Muhammad, saat memberikan keterangan kepada wartawan usai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Koalisi Wartawan Ketapang (KAWAN) bersama para mualaf di Jalan Pulau Seribu,

Anantapost.com
- Ketapang. Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan Koalisi Wartawan Ketapang (KAWAN) untuk memperkuat kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan buka puasa bersama para mualaf di Kabupaten Ketapang.
Kegiatan yang mengusung tema “KAWAN Ramadan” tersebut berlangsung di kediaman Ketua Lembaga Majelis Ta’lim Mualaf (LMTM) Ketapang, Ali Muhammad, di Jalan Pulau Seribu, Kelurahan Kauman, Kecamatan Benua Kayong, Minggu (8/3/2026).
Suasana penuh kekeluargaan dan kehangatan mewarnai kegiatan yang dihadiri para pengurus KAWAN, tokoh masyarakat, serta puluhan mualaf. Acara berlangsung khidmat dan mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap para mualaf di daerah tersebut.
Ketua LMTM Ketapang, Ali Muhammad, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada KAWAN Ketapang atas perhatian yang diberikan kepada para mualaf.
Menurutnya, jumlah mualaf di Kabupaten Ketapang cukup besar dan berasal dari berbagai latar belakang suku maupun agama sebelumnya.

“Secara keseluruhan di Kabupaten Ketapang jumlah mualaf sekitar 6.000 orang, sedangkan di Kecamatan Benua Kayong saja mencapai sekitar 700 orang,” ungkap Ali Muhammad.

Ia menilai kegiatan yang digagas KAWAN Ketapang tersebut memberikan dukungan moral bagi para mualaf yang sedang menjalani proses memperdalam keimanan.
Hal senada juga disampaikan Very Lim, yang turut mengapresiasi langkah KAWAN Ketapang karena menjadi organisasi pers pertama yang menggelar kegiatan berbagi bersama para mualaf pada Ramadan tahun ini.
“Ini tentu menjadi perhatian sekaligus dukungan moral bagi saudara-saudara kita yang baru memeluk Islam,” ujarnya.

Sebelum berbuka puasa, kegiatan diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Wahyu Islami. Dalam ceramahnya, ia mengajak para peserta untuk memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri.
Sementara itu, Ketua KAWAN Ketapang, Agustiandi, mengatakan kegiatan tersebut sengaja digelar bersama para mualaf sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.

Menurutnya, keputusan seseorang untuk menjadi mualaf merupakan langkah besar dalam perjalanan spiritual yang tidak mudah.

“Menjadi mualaf adalah keputusan yang mulia. Karena itu kami ingin menegaskan bahwa para mualaf tidak sendiri. KAWAN Ketapang bersama masyarakat siap mendukung dan membersamai mereka,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi momentum berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan. Pada kesempatan tersebut, KAWAN Ketapang turut membagikan bingkisan kepada para mualaf untuk dibawa pulang sebagai bentuk perhatian dan solidaritas.

Penulis: jok

Buka Puasa Bersama, KAWAN Ketapang Teguhkan Solidaritas dan Profesionalisme Wartawan

Momen kebersamaan anggota Koalisi Wartawan Ketapang (KAWAN) saat foto bersama setelah menggelar kegiatan buka puasa bersama di Cafe Semera, Ketapang.

Anantapost.com
- Ketapang. Koalisi Wartawan Ketapang (KAWAN) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri jajaran pengurus, anggota, serta pembina organisasi di Cafe Semera, Kabupaten Ketapang, Kamis (5/3/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan di antara para jurnalis yang tergabung dalam organisasi KAWAN.
Sejak menjelang waktu berbuka, para wartawan tampak berkumpul dan berbincang santai. Selain menikmati kebersamaan di bulan suci Ramadan, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk berdiskusi ringan mengenai dinamika dan perkembangan dunia jurnalistik di daerah.

Ketua KAWAN Ketapang, Agustiandi, mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan salah satu upaya organisasi untuk menjaga kekompakan serta mempererat hubungan antarwartawan.

“Ramadan adalah momen yang sangat baik untuk memperkuat silaturahmi. Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, kami ingin mempererat kebersamaan antara anggota, pengurus, dan pembina KAWAN,” kata Agustiandi.

Ia menilai, di tengah kesibukan para wartawan menjalankan tugas peliputan setiap hari, kegiatan kebersamaan seperti ini menjadi ruang penting untuk saling bertemu, berbagi pengalaman, dan memperkuat solidaritas.

“Melalui pertemuan seperti ini, kami bisa saling berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai berbagai hal, termasuk tantangan dan perkembangan dunia jurnalistik di Ketapang,” ujarnya.

Agustiandi juga menegaskan bahwa KAWAN Ketapang berkomitmen menjadi wadah yang mampu mendorong profesionalisme serta memperkuat integritas wartawan dalam menjalankan tugasnya.

“Kami berharap KAWAN bisa menjadi rumah bersama bagi para wartawan di Ketapang, tempat untuk saling mendukung, menjaga solidaritas, serta tetap menjunjung tinggi etika dan profesionalisme dalam menjalankan profesi,” tambahnya.

Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung sederhana namun penuh keakraban. Setelah berbuka, para peserta melanjutkan kegiatan dengan berbincang santai sambil mempererat komunikasi antara anggota, pengurus, dan pembina organisasi..***(jok) 
Banner Promosi
Banner Promosi