Ikuti kami:
Kapal pengangkut BBM bersandar di Terminal Fuel Jobber Ketapang, Rabu (15/7/2026) malam, membawa sekitar 1,93 juta liter BBM untuk segera didistribusikan ke sejumlah SPBU di Kabupaten Ketapang.
Anantapost.com - Ketapang. Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Ketapang kembali diperkuat setelah kapal pengangkut BBM bersandar di Terminal Fuel Jobber Ketapang pada Rabu (15/7/2026) malam sekitar pukul 19.48 WIB. Kapal tersebut membawa total sekitar 1,93 juta liter BBM yang akan segera disalurkan ke berbagai SPBU di wilayah Ketapang.
Berdasarkan data muatan yang diterima, kapal tersebut mengangkut 901.328 liter Pertalite, 148.101 liter Pertamax, serta 884.276 liter B40. Seluruh pasokan itu dijadwalkan langsung didistribusikan guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengurangi kepadatan antrean di SPBU.
Kedatangan pasokan baru ini menjadi kabar baik setelah beberapa hari terakhir masyarakat di Ketapang harus mengantre panjang untuk mendapatkan BBM akibat meningkatnya konsumsi dan terbatasnya stok di sejumlah SPBU.
Ketua Hiswana Migas Kabupaten Ketapang, Riza, mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar proses distribusi berjalan merata.
"Kami memastikan kapal pengangkut BBM telah tiba di Ketapang. Stok akan segera disalurkan ke seluruh SPBU. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan sehingga semua kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," kata Riza.
Ia menjelaskan, Hiswana Migas bersama Pertamina dan seluruh pengelola SPBU terus melakukan koordinasi intensif agar penyaluran BBM berlangsung lebih cepat dan kondisi di lapangan segera kembali normal.
"Kami terus berupaya mempercepat distribusi ke setiap SPBU. Dengan tambahan pasokan ini, kami berharap antrean kendaraan dapat segera berkurang dan pelayanan kepada masyarakat kembali lancar," tambahnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pertamina, dan pengelola SPBU telah menggelar rapat koordinasi untuk membahas langkah-langkah percepatan distribusi BBM serta mengatasi antrean yang terjadi di sejumlah titik.
Dengan tambahan pasokan sekitar 1,93 juta liter BBM, pemerintah dan seluruh pihak terkait berharap kebutuhan energi masyarakat dapat segera terpenuhi, sehingga aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga kembali berjalan normal tanpa terkendala kelangkaan bahan bakar.**(jok)
REKOMENDASI
- Memuat artikel...