kondisi rumah warga yang dibakar oleh orang tak dikenal, lokasi berada di desa sungai buluh, air upas ketapang.
Anantapost.com - Ketapang – Aksi teror kembali terjadi di wilayah Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang. Sebuah rumah warga di Sungai Debu, Desa Air Upas, diduga dibakar oleh orang tidak dikenal dan disertai teror penembakan, Sabtu malam (10/1/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.Peristiwa tersebut dengan cepat menyebar di berbagai grup WhatsApp dan media sosial. Korban diketahui bernama Komar, seorang pria paruh baya yang merupakan warga setempat. Dalam sejumlah video yang beredar, terlihat api melalap sebuah rumah yang diduga merupakan kediaman korban.
Video lainnya memperlihatkan Komar berhasil menyelamatkan diri dan meminta pertolongan ke rumah warga sekitar dalam kondisi syok. Warga tampak memberikan bantuan awal dengan menenangkan korban dan memberinya minum.
Kapolsubsektor Air Upas, Ipda Badruzzaman, S.H., membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi korban tidak separah informasi yang beredar di media sosial.
“Korban hanya mengalami luka gores dan memar. Tidak benar jika disebut mengalami pembacokan hingga bersimbah darah. Saat ini korban sudah dibawa ke klinik untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Ipda Badruzzaman.
Ia menambahkan, berdasarkan keterangan sementara dari korban dan sejumlah saksi, diduga terdapat tiga orang pelaku yang terlibat dalam aksi teror tersebut. Aparat kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan serta penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap identitas pelaku.
Menanggapi peristiwa tersebut, Forum Pemuda Air Upas Peduli menyampaikan keprihatinannya. Perwakilan forum, Andreas Chandra, menilai aksi teror yang kembali terjadi ini tidak bisa dianggap sebagai persoalan sepele karena telah mengancam keselamatan warga.
“Teror yang terjadi di Sungai Debu ini harus menjadi perhatian serius semua pihak. Ini bukan lagi sekadar gangguan keamanan, tetapi sudah mengancam nyawa masyarakat,” tegas Andreas.
Ia juga menyebutkan bahwa rentetan kejadian serupa yang terjadi sebelumnya berdampak besar terhadap kondisi psikologis warga dan menimbulkan rasa takut yang berkepanjangan.
“Masyarakat hidup dalam bayang-bayang ketakutan. Kami berharap aparat kepolisian bertindak tegas dan serius agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” tambahnya.
Forum Pemuda Air Upas Peduli, lanjut Andreas, menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum guna membantu mengungkap dan menghentikan aksi teror yang meresahkan warga Desa Air Upas.
Komentar0