Bupati Ketapang Turun Langsung Padamkan Karhutla di Jalan Poros Pelang, Makan Nasi Bungkus Bareng Petugas
Bupati Ketapang Alexander Wilyo saat makan bersama petugas di tengah penanganan Karhutla di Jalan Poros Pelang.
Anantapost.com — Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., turun langsung ke garis depan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Poros Pelang, Kamis (3/9/2026).
Di tengah teriknya cuaca dan kepungan asap, Bupati tidak sekadar memantau proses pemadaman. Ia melihat langsung kondisi medan, berkoordinasi dengan personel Satgas Karhutla hingga ikut berada di lokasi bersama petugas yang sejak pagi berjibaku mengendalikan kobaran api.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Ketapang itu menjadi bentuk dukungan langsung terhadap para personel yang bekerja di lapangan dalam kondisi penuh risiko.
“Saya ingin memastikan Satgas tidak berjuang sendiri. Pemerintah hadir dan akan terus memberikan dukungan kepada petugas yang berada di lapangan. Kita harus bersama-sama menghadapi Karhutla ini,” tegas Alexander.
Makan Nasi Bungkus Bersama Petugas
Ada momen sederhana yang menarik perhatian di sela proses pemadaman. Bupati Alexander memilih makan bersama para petugas di lokasi.
Ia menyantap nasi bungkus dengan menu yang sama seperti yang dinikmati para personel pemadam yang tengah bertugas.
Menurutnya, makan bersama tersebut dilakukan secara spontan. Baginya, momen itu menjadi bentuk kebersamaan sekaligus penghargaan kepada para petugas yang harus bekerja sejak pagi dalam kondisi panas, asap tebal dan medan yang tidak mudah.
“Itu spontan saja. Saya di lapangan bersama petugas yang sedang berjibaku memadamkan Karhutla. Mereka bekerja dari pagi, panas, asap, bahkan dalam kondisi yang tidak mudah,” katanya.
Penanganan Karhutla Butuh Kerja Bersama
Alexander menegaskan, penanganan Karhutla tidak dapat hanya dibebankan kepada Satgas maupun petugas pemadam.
Menurutnya, upaya pengendalian api membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah, aparat, dunia usaha, masyarakat hingga pemangku kepentingan lainnya.
“Karhutla ini tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung pemberantasan dan penanggulangan Karhutla, khususnya di Jalan Poros Pelang dan wilayah lainnya di Kabupaten Ketapang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang berada di garis depan. Para petugas harus berhadapan langsung dengan panas, asap, medan yang sulit hingga risiko keselamatan selama proses pemadaman.
“Bagi saya, petugas yang berada di garis depan ini harus kita hargai. Mereka mempertaruhkan tenaga, kesehatan, bahkan keselamatan untuk mengendalikan api,” ungkapnya.
Bupati menambahkan, kehadiran pemerintah secara langsung di lapangan merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan penanganan Karhutla berlangsung terpadu, cepat dan terus mendapatkan dukungan.
Selain penanganan, ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.
Menurut Alexander, pencegahan harus menjadi langkah utama untuk menekan potensi meluasnya Karhutla di Kabupaten Ketapang.
“Pemerintah hadir, Satgas berjuang, dan masyarakat harus ikut mendukung. Mari kita jaga Ketapang bersama-sama agar Karhutla dapat kita cegah dan tanggulangi secara bersama,” pungkasnya.***(jk)