Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris mengecek kesiapan pasukan dalam apel Operasi Ketupat Kapuas 2026 yang melibatkan personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait untuk pengamanan Lebaran di Ketapang.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama libur Lebaran.
Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga pos utama yang akan difungsikan selama periode pengamanan Lebaran tahun ini.
Ketiga pos tersebut ditempatkan di titik-titik strategis yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat tinggi, terutama saat momentum hari besar keagamaan.
"Pos pengamanan operasi ketupat kapuas 2026 berjumlah 3 titik, yaitu pos pengamanan di pasar baru, pos terpadu di simpang tugu ale-ale dan Pos pelayanan di Bandara Rahadi Osman Ketapang," ujarnya saat dikonfirmasi Jumat 13 Maret 2026.
Selain tiga pos utama, Polres Ketapang juga menyiapkan sebanyak 16 pos pengamanan imbang yang berada di wilayah hukum Polsek jajaran. Pos-pos tersebut tersebar di jalur strategis, terutama di sepanjang ruas Jalan Trans Kalimantan serta kawasan pesisir yang kerap dilalui pemudik.
Dalam rangka pengamanan Operasi Ketupat Kapuas 2026 sekaligus malam takbiran, Polres Ketapang mengerahkan total 262 personel.
Personel tersebut merupakan gabungan dari unsur Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Basarnas, PLN, Pelindo, hingga organisasi kemasyarakatan.
Sejumlah pos pelayanan dan pos terpadu juga disiapkan untuk memberikan berbagai fasilitas bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.
Salah satu pos yang dilengkapi fasilitas cukup lengkap berada di kawasan Simpang Tugu Ale-Ale.
"Fasilitas yang tersedia di Pos pelayanan atau pos terpadu di simpang tugu ale-ale yaitu rest area, layanan kesehatan, isi angin dan service motor," kata AKBP Harris.
Selain menyiapkan sarana pelayanan, kepolisian juga telah memetakan sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas selama arus mudik maupun arus balik Lebaran.
Beberapa ruas jalan yang menjadi perhatian di antaranya jalur Simpang Hulu hingga Tayap serta kawasan Sungai Awan menuju Kecamatan Matan Hilir Utara.
"Titik rawan kecelakaan berada di Simpang Hulu sampai Tayap dan Sungai Awan sampai dengan Matan Hilir Utara," jelasnya.
Untuk mengantisipasi potensi kecelakaan, petugas akan meningkatkan patroli di lapangan, melakukan pengecekan kondisi jalur, serta memberikan imbauan kepada para pengendara agar selalu mematuhi aturan lalu lintas.
Di samping itu, kepolisian juga memasang sejumlah banner peringatan di titik-titik yang dinilai rawan atau blackspot, seperti di jalur Simpang Hulu–Tayap, persimpangan tiga dan empat, tikungan tajam, jalan berlubang hingga tanjakan curam.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan para pengendara sehingga perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung dengan lebih aman.
Editor: jok
Komentar0