Bupati Ketapang saat meresmikan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) PMD-1 Mulia Baru berkapasitas 20 liter per detik, sebagai upaya memperkuat layanan air bersih bagi masyarakat.
Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan cakupan layanan air bersih bagi masyarakat. IPA PMD-1 Mulia Baru diproyeksikan dapat melayani kurang lebih 16 ribu pelanggan.
Saat ini distribusi air bersih masih terfokus di Kecamatan Delta Pawan dan Kecamatan Benua Kayong. Pemerintah daerah menargetkan perluasan jaringan layanan ke Kecamatan Matan Hilir Selatan dan Kecamatan Matan Hilir Utara agar akses air bersih dapat dinikmati lebih merata oleh masyarakat.
Meski demikian, kebutuhan sambungan rumah tangga baru di Kabupaten Ketapang masih cukup tinggi. Diperkirakan sekitar 35 ribu sambungan tambahan diperlukan untuk memperluas jangkauan layanan secara signifikan.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur air bersih memang membutuhkan anggaran besar. Namun, menurutnya, penyediaan air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang harus ditempatkan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Ia menjelaskan, layanan yang diberikan melalui IPA ini menyediakan air bersih layak untuk kebutuhan sehari-hari. Walaupun belum dapat dikategorikan sebagai air siap minum, keberadaan fasilitas tersebut diyakini mampu menunjang aktivitas rumah tangga dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
"Peresmian IPA PMD-1 Mulia Baru ini bukan sekadar seremoni, tetapi bukti nyata bahwa pemerintah hadir menjawab kebutuhan dasar warga Ketapang.”Ujarnya
Bupati juga menekankan bahwa peresmian IPA PMD-1 Mulia Baru menjadi bukti konkret komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar warga, sejalan dengan visi pembangunan yang berkeadilan menuju Ketapang yang maju dan mandiri.
Pada momentum HUT ke-40 Perumdam Tirta Pawan, Bupati turut mengingatkan seluruh jajaran perusahaan daerah tersebut agar lebih responsif terhadap keluhan pelanggan. Gangguan distribusi, persoalan kualitas air, hingga kendala administrasi harus ditangani secara cepat, tepat, dan profesional.
Ia mendorong terbangunnya sistem pelayanan yang komunikatif dan solutif, sehingga setiap persoalan teknis dapat diselesaikan secara berjenjang tanpa selalu melibatkan pimpinan daerah.
“Saya minta seluruh jajaran Perumdam Tirta Pawan bekerja lebih responsif. Setiap keluhan masyarakat harus ditangani cepat, tepat, dan penuh tanggung jawab.” Pungkas Alexander Wilyo
Dengan penguatan komitmen dan profesionalisme, pemerintah optimistis Perumdam Tirta Pawan akan semakin dipercaya masyarakat serta mampu memberikan pelayanan air bersih yang semakin optimal di Kabupaten Ketapang.
Editor: jok
Komentar0