Bupati Ketapang Alexander Wilyo disambut hangat masyarakat saat tiba di Masjid Al-Hikmah, Dusun Tobak, Desa Penjawaan, Kecamatan Sandai, Selasa (24/2/2026)
Kehadiran rombongan pemerintah daerah disambut meriah oleh masyarakat setempat melalui prosesi adat tepung tawar, besenggayong, serta pertunjukan pencak silat yang menggambarkan kekayaan budaya lokal sekaligus bentuk penghormatan kepada tamu.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan masyarakat Desa Penjawaan dan Kecamatan Sandai.
“Terima kasih atas penyambutan yang begitu meriah dan penuh makna melalui prosesi adat tepung tawar, besenggayong, serta pertunjukan pencak silat. Sambutan hangat ini menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus bekerja dan mengabdi bagi masyarakat,” ujar Alexander Wilyo.
Bupati juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan amanah yang diberikan masyarakat kepada dirinya bersama Wakil Bupati untuk memimpin Kabupaten Ketapang.
“Saya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan serta kepercayaan masyarakat Desa Penjawaan dan Kecamatan Sandai. Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang akan kami jalankan dengan sungguh-sungguh demi kemajuan daerah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut memaparkan sejumlah prioritas pembangunan daerah, terutama pada sektor infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Ketapang tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya peningkatan jalan dan jembatan. Saat ini fokus pada ruas Pelang–Kepuluk–Batu Tajam. Selanjutnya pembangunan akan dilanjutkan pada ruas Sei Awan–Tanjungpura, Tanjungpura–Tanah Merah, serta Simpang Priangan–Pangkalan Teluk–Penjawaan–Sandai agar konektivitas antarwilayah semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Bupati juga meninjau langsung progres pembangunan Rumah Sakit Pratama Sandai yang ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026.
“InsyaAllah pada pertengahan tahun 2026 RS Pratama Sandai dapat diresmikan dan mulai beroperasi. Rumah sakit ini nantinya akan melayani masyarakat di Kecamatan Sandai, Hulu Sungai, Laur, Nanga Tayap, Simpang Dua, Simpang Hulu, dan wilayah sekitarnya,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran fasilitas kesehatan tersebut diharapkan mampu mendekatkan layanan kesehatan yang layak dan merata bagi masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Ketapang.
Dalam sambutannya, Bupati juga mengingatkan bahwa pada 20 Februari 2026 genap satu tahun dirinya bersama Wakil Bupati memimpin Kabupaten Ketapang.
“Kami memohon dukungan dan doa restu dari seluruh masyarakat agar dapat terus mengemban amanah ini hingga akhir masa jabatan tahun 2030 serta mewujudkan visi Pembangunan Berkeadilan menuju Ketapang yang maju dan mandiri,” tuturnya.
Ia menegaskan, pembangunan daerah akan terus diarahkan pada pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, penguatan ekonomi kerakyatan berbasis potensi daerah, serta peningkatan pelayanan publik.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
“Mari kita terus bergandengan tangan, memperkuat kolaborasi dan semangat gotong royong demi Ketapang yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.
Editor:jok
Komentar0