Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Advertisement

ARTIKEL 9-14 (6 artikel)

@anantapost2025

ARTIKEL

ARTIKEL SLIDE

Rabu, 12 Agustus 2026

Supriadi resmi terpilih sebagai Ketua PWI Ketapang periode 2026–2029 secara aklamasi



Ketua PWI Provinsi Kalbar Kundori ( baju lengan panjang putih) saat menyerahkan SK kepada Supriadi. 

Anantapost - Pontianak. Supriadi resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ketapang periode 2026-2029 secara aklamasi dalam Rapat Pembentukan sekaligus Konferensi PWI Kabupaten Ketapang yang digelar di salah satu hotel di Pontianak, Rabu (12/8/2026).

Penetapan Supriadi dilakukan dalam konferensi yang dipimpin Ketua Sidang Yasmin Umar, didampingi Muhammad Al Jauhari Fatria dan Hadi Sudirmansyah sebagai anggota sidang.
Selain menetapkan ketua, konferensi juga membentuk tim formatur yang terdiri dari Supriadi, Agustiandi, dan Hadi Sudirmansyah. Tim tersebut selanjutnya bertugas menyusun struktur kepengurusan PWI Kabupaten Ketapang untuk periode 2026-2029.

Usai terpilih, Supriadi menyampaikan bahwa jabatan yang dipercayakan kepadanya merupakan amanah yang harus dijalankan secara bersama-sama.

“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ini amanah yang harus kami emban bersama,” ujar Supriadi.

Supriadi juga berharap PWI Kalimantan Barat dapat terus memberikan pendampingan dan arahan kepada kepengurusan PWI Ketapang ke depan.

Ia sekaligus membuka kesempatan bagi wartawan yang bertugas di Kabupaten Ketapang untuk bergabung dan bersama-sama membangun organisasi.

“Kita juga membuka ruang untuk  wartawan yang bertugas di Ketapang untuk bergabung di dalam rumah besar PWI Kabupaten, tentunya dengan berbagai syarat yang harus dipenuhi” tegasnya.

Menurut Supriadi, setelah struktur kepengurusan rampung, pihaknya akan segera menyusun berbagai program kerja untuk memperkuat kembali eksistensi PWI di Kabupaten Ketapang.

“Kami akan menyusun program kerja. PWI kita kibarkan di Kabupaten Ketapang,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Barat Kundori menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya kepengurusan PWI Kabupaten Ketapang.

Kundori menjelaskan, proses pembentukan PWI Ketapang telah dikoordinasikan dengan PWI Pusat dan dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Menurutnya, hadirnya PWI Kabupaten Ketapang menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi kewartawanan di Kalimantan Barat.

“Ini menjadi sejarah baru di Kalbar. PWI Kabupaten sudah terbentuk di dua kabupaten, Ketapang dan Sekadau,” ujar Kundori.

Ia berharap PWI Ketapang tidak hanya menjadi wadah organisasi wartawan, tetapi juga mampu mendorong peningkatan profesionalisme serta penerapan jurnalistik yang berpedoman pada kode etik.

Kundori mengingatkan wartawan agar tidak ikut menyebarluaskan informasi yang tidak memenuhi prinsip-prinsip jurnalistik.

“Jalankan jurnalisme yang benar di Kabupaten Ketapang. Jangan ikut-ikutan menyebarkan yang bukan jurnalisme. Hal-hal yang sesuai dengan kode etik harus kita jaga bersama,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh anggota PWI menjaga marwah organisasi serta menjalankan profesi jurnalistik secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.***(jok) 



Kamis, 06 Agustus 2026

Bupati Ketapang Sampaikan Duka Mendalam atas Korban Jiwa Karhutla di Jalan Pelang, Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan

Turut berduka cita atas wafatnya Taufik Hidayat, korban karhutla di Pelang. Semoga husnul khatimah dan keluarga diberi ketabahan.

Anantapost.com – Ketapang. Bupati Ketapang menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Taufik Hidayat, korban musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Jalan Pelang, Kabupaten Ketapang.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang dan seluruh masyarakat, Bupati menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.

"Saya, Bupati Ketapang, mewakili seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang, mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum Taufik Hidayat. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan," ujar Bupati Ketapang.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu meluasnya titik api.

Menurutnya, karhutla tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan dan kabut asap, tetapi juga dapat mengancam keselamatan masyarakat hingga menyebabkan korban jiwa.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karhutla bukan hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa. Pencegahan adalah tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Ketapang terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait dalam upaya penanganan kebakaran yang masih berlangsung. Sejumlah personel dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, hingga unsur terkait lainnya tetap disiagakan untuk melakukan pemadaman, pencarian, evakuasi, serta langkah-langkah penanggulangan di lokasi terdampak.

"Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama seluruh unsur terkait akan terus bekerja maksimal dalam penanganan karhutla. Kami berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan tidak lagi menimbulkan korban jiwa," tutup Bupati.***(jok) 

Rabu, 05 Agustus 2026

KAWAN Ketapang Angkat Suara, Dugaan Datangi Rumah Wartawan Dinilai Tak Sesuai Mekanisme PERS

Sengketa pemberitaan selesaikan dengan hak jawab, bukan intimidasi. Hormati kebebasan pers.

Anantapost.com - Ketapang. Koalisi Wartawan (KAWAN) Ketapang angkat bicara menyikapi dugaan tindakan mendatangi rumah seorang wartawan yang diduga berkaitan dengan pemberitaan yang telah dipublikasikan. Organisasi wartawan tersebut menegaskan, setiap sengketa atau keberatan atas produk jurnalistik wajib diselesaikan melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Ketua KAWAN Ketapang, Agustiandi, menilai tindakan yang berpotensi memberikan tekanan kepada wartawan maupun keluarganya tidak sejalan dengan semangat penyelesaian sengketa pers yang mengedepankan dialog dan mekanisme hukum.

"Undang-Undang Pers telah memberikan ruang yang jelas bagi setiap pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan, yakni melalui hak jawab dan hak koreksi. Mekanisme itulah yang seharusnya ditempuh, bukan tindakan yang dapat menimbulkan rasa takut atau tekanan terhadap wartawan," ujar Agustiandi, Rabu (5/8/2026).

Ia menegaskan, keluarga wartawan tidak memiliki keterkaitan dengan proses jurnalistik sehingga harus dijauhkan dari persoalan yang berkaitan dengan pemberitaan.

"Perbedaan pendapat terhadap isi pemberitaan adalah hal yang lumrah dalam kehidupan demokrasi. Namun penyelesaiannya harus dilakukan secara beradab, sesuai hukum, dan menghormati profesi pers. Jangan sampai keluarga wartawan ikut terdampak atas persoalan yang tidak mereka ketahui maupun tidak mereka lakukan," tegasnya.

KAWAN Ketapang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga iklim kebebasan pers yang sehat dengan tetap menghormati hak, kewajiban, serta peran masing-masing. Menurutnya, pers memiliki fungsi sebagai penyampai informasi kepada publik yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan, namun tetap wajib bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.

"Kami mengimbau semua pihak agar mengedepankan komunikasi, menahan diri, dan memanfaatkan mekanisme yang telah disediakan oleh Undang-Undang Pers apabila merasa keberatan terhadap suatu pemberitaan. Dengan demikian, situasi tetap kondusif dan kepastian hukum dapat terjaga," katanya.

Di sisi lain, KAWAN Ketapang juga mengingatkan seluruh insan pers untuk terus menjaga profesionalisme dengan mematuhi Kode Etik Jurnalistik, melakukan verifikasi, menyajikan informasi secara berimbang, serta mengutamakan akurasi dalam setiap pemberitaan.

"Kami berharap peristiwa seperti ini tidak kembali terjadi. Wartawan harus dapat menjalankan tugas jurnalistik secara aman, independen, profesional, dan bertanggung jawab demi terpenuhinya hak masyarakat memperoleh informasi yang benar," tutup Agustiandi.***(jok

Selasa, 04 Agustus 2026

Karhutla di Pelang Ketapang Telan Korban Jiwa, Seorang Pria Tewas Terbakar

Kobaran api karhutla menyelimuti kawasan Jalan Poros Sungai Pelang–Tumbang Titi, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Selasa (4/8) malam. 

Anantapost.com – Ketapang. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Jalan Poros Sungai Pelang–Tumbang Titi, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menelan korban jiwa. Seorang pria berusia 26 tahun ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat melintasi lokasi kebakaran pada Selasa (4/8/2026) malam.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diduga berusaha melintasi ruas jalan yang saat itu dipenuhi kobaran api dan asap pekat. Kondisi jarak pandang yang sangat terbatas diduga membuat korban terjebak di tengah kebakaran.
Mendapat laporan adanya orang hilang, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, pemadam kebakaran, kepolisian, unsur SAR, serta relawan segera melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Setelah dilakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh hangus terbakar. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit di Kabupaten Ketapang untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Matan Hilir Selatan, AKP Sigunari, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut korban merupakan pria berusia 26 tahun.

"Benar, korban berusia 26 tahun, kelahiran tahun 2000. Saat ini penanganan masih dilakukan bersama tim gabungan," ujar AKP Sigunari saat dikonfirmasi.

Selain merenggut nyawa korban, kebakaran itu juga menghanguskan satu unit sepeda motor yang diduga digunakan korban ketika melintas di kawasan tersebut.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api membesar di sisi jalan, sementara asap tebal menutupi badan jalan hingga jarak pandang nyaris nol. Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna jalan yang tetap nekat melintas.
Koordinator SAR Ketapang, Ayub, mengatakan dalam insiden tersebut terdapat seorang warga yang berhasil menyelamatkan diri.
"Satu orang berhasil selamat, atas nama Daryono (60), warga Kecamatan Tumbang Titi," ungkap Ayub.

Petugas mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melewati kawasan yang terdampak karhutla, terutama saat asap pekat menyelimuti jalan karena berpotensi mengancam keselamatan.

Hingga Rabu (5/8/2026), tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan serta berupaya mengendalikan kebakaran yang masih terjadi di sejumlah titik.***(jok) 


Minggu, 02 Agustus 2026

Kapolda Kalbar Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis Saat Tatap Muka dengan Personel Polres Ketapang

Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Ketapang saat kunjungan kerja di Aula Mapolres Ketapang.

Anantapost.com - Ketapang. Polda Kalbar – Dalam rangka kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Ketapang, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H. bersama rombongan melaksanakan kegiatan tatap muka bersama seluruh personel Polres Ketapang yang berlangsung di Aula Mapolres Ketapang. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi, memperkuat soliditas internal, serta memberikan arahan strategis kepada seluruh personel dalam pelaksanaan tugas kepolisian (01/08/2026).
Kedatangan Kapolda Kalbar beserta rombongan disambut langsung oleh Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., didampingi Wakapolres, Pejabat Utama Polres Ketapang, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Ketapang.

Dalam arahannya, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Kapolda mengingatkan Agar anggotanya di polres Ketapang dapat meneruskan perbuatan baik yg bernilai mulia dalam wujud pelaksanaan tugas pelayanan kpd masyarakat yg humanis, responsif sesuai yg diharapkan masyarakat kepada Polri..

Kapolda juga mengajak seluruh personel untuk mengembangkan inovasi,dan ide ide kreatif dalam memecahkan masalah dan persoalan yg dialami masyarakat. Dengan mengedepankan sinergitas bersama Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat dan unsur pendukung lainnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di Kabupaten Ketapang.

Selain memberikan arahan, kegiatan tatap muka berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kapolda memberikan kesempatan kepada personel untuk berdialog secara langsung, menyampaikan aspirasi, masukan, maupun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Hal tersebut diharapkan mampu menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas organisasi dan pelayanan Polri kepada masyarakat.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan kerja Kapolda Kalbar beserta rombongan. Menurutnya, arahan dan motivasi yang diberikan menjadi penyemangat bagi seluruh personel Polres Ketapang untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga kekompakan, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui kegiatan kunjungan kerja dan tatap muka ini, diharapkan seluruh personel Polres Ketapang semakin termotivasi untuk menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, modern, dan terpecaya bagi masyarakat. 


Sumber: humpol

Jumat, 31 Juli 2026

Lepas Kafilah MTQ ke Kayong Utara, Wabup Jamhuri Amir Optimistis Ketapang Raih Prestasi Terbaik

Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, SH, menyampaikan sambutan saat melepas Kafilah MTQ XXXIV Kabupaten Ketapang menuju Kabupaten Kayong Utara. 

Anantapost.com - Ketapang. Pemerintah Kabupaten Ketapang secara resmi melepas keberangkatan 54 anggota kafilah, terdiri dari peserta, official, dan pendamping yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Pendopo Bupati Ketapang pada Jumat (31/7/2026) malam. Acara dipimpin Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, SH, serta dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., jajaran Forkopimda, para camat, pengurus LPTQ Kabupaten Ketapang, pelatih, official, pendamping, dan tamu undangan.
Sebagai tanda resmi keberangkatan, Wakil Bupati menyerahkan bendera LPTQ Kabupaten Ketapang kepada Ketua Kafilah, Ustadz H. Arifinsyah, S.Sos.I. Penyerahan tersebut menjadi simbol amanah sekaligus semangat bagi seluruh peserta untuk membawa nama baik Kabupaten Ketapang di tingkat provinsi.

Dalam sambutannya, Jamhuri Amir menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh peserta telah dipersiapkan dengan baik dan memiliki kemampuan untuk bersaing dengan kafilah dari daerah lain di Kalimantan Barat.

"Saya percaya seluruh peserta mampu memberikan penampilan terbaik. Junjung tinggi sportivitas, jaga kekompakan, dan tunjukkan bahwa Kafilah Kabupaten Ketapang hadir dengan kualitas serta semangat yang membanggakan," ujar Jamhuri Amir.

Ia mengingatkan bahwa setiap peserta merupakan duta daerah yang telah melalui proses pembinaan dan seleksi. Karena itu, seluruh anggota kafilah diminta menjaga kondisi fisik, disiplin, serta menjadikan setiap penampilan sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.

"Raih prestasi dengan penuh keikhlasan. Lebih dari sekadar menjadi juara, yang terpenting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur'an tercermin dalam sikap, akhlak, dan kehidupan sehari-hari," pesannya.

Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada LPTQ Kabupaten Ketapang, para pembina, pelatih, pendamping, serta orang tua yang telah berperan besar dalam membina para peserta hingga siap mengikuti kompetisi tingkat provinsi.

Menurutnya, keberhasilan sebuah kafilah tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak yang terus membangun pembinaan Al-Qur'an secara berkesinambungan.

"Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan di seluruh cabang MTQ. Kami ingin melahirkan generasi Qurani yang berkarakter, berprestasi, dan mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Kafilah Kabupaten Ketapang, Ustadz H. Arifinsyah, S.Sos.I., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, atas dukungan penuh terhadap kegiatan LPTQ, termasuk dalam penyediaan anggaran keberangkatan kafilah.
Ia menjelaskan, Kabupaten Ketapang akan mengikuti hampir seluruh cabang yang diperlombakan pada MTQ XXXIV Kalbar. Satu-satunya cabang yang tidak diikuti adalah Tafsir Al-Qur'an karena tidak tersedianya peserta pada kategori Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, maupun Bahasa Inggris.

"Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang agar para peserta dapat memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan," ujar Arifinsyah.

Acara pelepasan berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan, kemudian ditutup dengan foto bersama Wakil Bupati, Forkopimda, jajaran LPTQ, official, pendamping, serta seluruh anggota kafilah.

Sesuai jadwal, rombongan bertolak menuju Kabupaten Kayong Utara pada Sabtu (1/8/2026) untuk mengikuti registrasi peserta dan rangkaian kegiatan penyambutan seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dijadwalkan resmi dibuka pada Minggu (2/8/2026). Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat syiar dan pembinaan Al-Qur'an di Kalimantan Barat.***(jok) 


Kamis, 30 Juli 2026

Polres Ketapang Raih Peringkat III Polda Kalbar dalam Program Ketahanan Pangan, Bukti Komitmen Dukung Swasembada

Prestasi membanggakan! Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menerima penghargaan Peringkat III Pemanfaatan Lahan Produktif Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan dari Kapolda Kalbar.

Kabarpolru.com-Ketapang. Polres Ketapang kembali menorehkan prestasi di tingkat Polda Kalimantan Barat. Dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Gelar Operasional Triwulan II Tahun 2026 yang digelar di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, Polres Ketapang berhasil meraih Peringkat III Kategori Pemanfaatan Lahan Produktif Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan periode Juli 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Polres Ketapang dalam mengoptimalkan lahan produktif sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional ketahanan pangan.
Keberhasilan ini diraih melalui sejumlah indikator penilaian yang menunjukkan capaian positif. Polres Ketapang mencatat potensi lahan produktif seluas 1.490,04 hektare, dengan 622,32 hektare di antaranya telah ditanami. Capaian tersebut setara dengan 41,77 persen dari target yang ditetapkan.
Tak hanya itu, produktivitas pertanian yang dihasilkan juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Total produksi mencapai 834,48 ton, didukung serapan Bulog sebanyak 78 ton serta dukungan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan Himbara senilai Rp1,898 miliar. Berkat capaian tersebut, Polres Ketapang berhasil mengumpulkan 53 poin, sekaligus menempatkannya sebagai peringkat ketiga terbaik di jajaran Polda Kalbar.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang selama ini bersinergi mendukung program ketahanan pangan.

"Penghargaan ini adalah buah dari kerja sama yang solid antara personel Polres Ketapang, pemerintah daerah, kelompok tani, Bulog, perbankan Himbara, serta seluruh stakeholder. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pemanfaatan lahan produktif demi mendukung swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar AKBP Muhammad Harris.

Menurut Kapolres, program ketahanan pangan tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Polri, tetapi juga merupakan wujud kepedulian institusi terhadap kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

"Ke depan kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh mitra agar program ini semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan Polres Ketapang siap menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri di sektor pangan," tambahnya.

Prestasi ini semakin mempertegas komitmen Polres Ketapang dalam mendukung program strategis Polri di bidang ketahanan pangan. Melalui sinergi lintas sektor dan pemanfaatan lahan secara optimal, Polres Ketapang berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

Editor: jok


Banner Promosi
Banner Promosi